Lamongan, Liputan12.com – Koramil 0812/21 Kalitengah terus mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri dalam mewujudkan cita-cita menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Melalui program pembinaan dan pelatihan awal, para pemuda di wilayah Kecamatan Kalitengah dan sekitarnya mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta pemahaman mengenai tahapan persiapan mengikuti seleksi.
Program pembinaan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Koramil 0812/21 Kalitengah terhadap generasi muda yang memiliki keinginan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur kemiliteran.
Danramil 0812/21 Kalitengah, Kapten Inf. Rudi Hartono, menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan agar para calon peserta memiliki bekal persiapan yang lebih baik sebelum mengikuti seleksi resmi penerimaan prajurit TNI.
Menurutnya, persiapan sejak dini diperlukan karena proses seleksi menuntut kesiapan yang menyeluruh. Para calon peserta tidak hanya perlu membangun kebugaran jasmani, tetapi juga menjaga kesehatan, membentuk mental yang kuat, menanamkan kedisiplinan, serta memperhatikan kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kebutuhan prajurit baru tahun ini terbilang cukup tinggi, sehingga peluang lulus bagi adik-adik yang mempersiapkan diri dengan baik menjadi jauh lebih besar. Koramil siap memberikan bimbingan awal dan pendampingan agar putra-putri terbaik daerah mampu bersaing secara optimal di tingkat seleksi yang lebih tinggi,” jelas Kapten Inf. Rudi Hartono kepada media, sebagaimana keterangan yang disampaikan dalam materi berita.
Ia menegaskan bahwa pembinaan bukan sekadar memberikan informasi mengenai rekrutmen, melainkan juga mendorong calon peserta agar membangun kebiasaan positif melalui latihan teratur dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
Rudi berharap, melalui pendampingan tersebut, potensi generasi muda di wilayah Kalitengah dapat diarahkan secara positif. Dengan persiapan yang terencana, para calon peserta diharapkan lebih siap menghadapi proses seleksi yang memiliki standar dan tahapan tersendiri.
“Merekrut dan mengarahkan potensi pemuda daerah diharapkan dapat melahirkan prajurit TNI yang tangguh, berintegritas, serta mampu membawa nama baik dan membanggakan wilayah asalnya,” tambahnya.
Pelatih Tekankan Konsistensi dan Teknik Latihan
Dalam pelaksanaan pembinaan, aspek kesamaptaan jasmani menjadi salah satu perhatian utama. Pelatih fisik Koramil 0812/21 Kalitengah, Serka Mudhofar, menekankan pentingnya latihan yang dilakukan secara konsisten, terukur, dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta.
Menurut Mudhofar, semangat yang tinggi perlu diimbangi dengan teknik latihan yang benar serta peningkatan daya tahan tubuh secara bertahap. Persiapan fisik yang dilakukan secara mendadak berpotensi membuat calon peserta belum memiliki kesiapan optimal ketika menghadapi rangkaian pengujian jasmani.
“Banyak calon peserta yang memiliki semangat tinggi, namun terkendala pada teknik latihan dan daya tahan tubuh karena persiapan yang mendadak. Lewat program pembinaan di Koramil ini, kami memfokuskan porsi latihan pada pembentukan postur tubuh, peningkatan daya tahan (endurance), serta perbaikan teknik dasar kesamaptaan,” ujar Mudhofar saat mendampingi sesi latihan harian.
Materi latihan yang disebutkan meliputi lari, pull-up, push-up, sit-up, shuttle run, hingga ketangkasan renang. Rangkaian tersebut merupakan bagian dari persiapan kebugaran yang perlu diperhatikan oleh calon peserta sesuai persyaratan dan ketentuan seleksi resmi yang berlaku.
Pembinaan secara bertahap juga menjadi penting agar peserta dapat mengenali kemampuan fisiknya, memperbaiki kekurangan, serta membangun disiplin dalam menjalankan program latihan. Selain itu, menjaga kondisi tubuh dan memberikan waktu pemulihan yang cukup perlu menjadi bagian dari kebiasaan berlatih secara bertanggung jawab.
Pembinaan sebagai Bekal Menghadapi Seleksi
Mudhofar mengimbau para pemuda yang berminat mengikuti seleksi TNI agar memanfaatkan kesempatan pembinaan yang disediakan Koramil. Ia menekankan bahwa kesiapan tidak dapat dibangun dalam waktu singkat, melainkan membutuhkan kesungguhan, konsistensi, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Program tersebut diharapkan dapat membantu calon peserta memahami pentingnya persiapan sejak awal, baik dari sisi fisik maupun mental. Dengan pendampingan yang terarah, mereka dapat menjalani proses persiapan secara lebih teratur sebelum mendaftarkan diri dan mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan yang ditetapkan.
Meski demikian, pembinaan di tingkat Koramil merupakan bekal awal dan bukan jaminan kelulusan. Hasil akhir tetap ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta dalam memenuhi persyaratan serta melewati seluruh tahapan seleksi resmi yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Koramil 0812/21 Kalitengah berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki motivasi untuk mengabdi kepada negara, sekaligus memahami bahwa cita-cita menjadi prajurit TNI harus disertai kedisiplinan, kesiapan diri, integritas, dan tanggung jawab.
Catatan redaksi: Materi yang diterima mencantumkan keterangan waktu “Minggu (18/1/2026)”. Tanggal tersebut perlu dikonfirmasi kembali sebelum publikasi karena belum dapat dipastikan sebagai tanggal pelaksanaan kegiatan yang dimaksud.

