Sukabumi, Liputan12.com - Misteri penemuan mayat wanita di kebun jati Ciemas akhirnya terkuak. Polres Sukabumi bergerak cepat, terduga pelaku berhasil diringkus saat bersembunyi di dalam saung.
Terduga pelaku berinisial RA (pria) ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi pada Minggu dini hari, 18 Oktober 2026 sekitar pukul 05.00 WIB. Ia ditemukan bersembunyi di sebuah saung perkebunan di wilayah Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas.
Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi melalui Kasi Humas Iptu Ilham Sapta Permadi membenarkan penangkapan tersebut.
"Benar, tim kami berhasil mengamankan satu orang laki-laki inisial RA yang diduga kuat sebagai pelaku. Saat ini masih dalam pemeriksaan intensif di Mapolres Sukabumi," tegas Iptu Ilham kepada Liputan12.com, Minggu pagi.
Menurut Ilham, RA ditangkap tanpa perlawanan. Polisi sudah mengantongi sejumlah petunjuk sejak penemuan jasad di TKP, mulai dari olah TKP, keterangan saksi, hingga pelacakan di lapangan.
"Motif dan kronologis lengkapnya masih didalami penyidik. Kami mohon masyarakat bersabar dan percayakan penanganannya kepada kami," tambahnya.
Ternyata IRT Asal Ciracap
Korban yang sebelumnya disebut Mrs X itu akhirnya teridentifikasi. Ia adalah Rini Ali Soraya (33), ibu rumah tangga asal Kampung Pasirtengah, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap.
Kades Pasirpanjang, Mamat Slamet, membenarkan warganya tersebut menjadi korban. Rini diketahui istri dari Asep Gunawan (35) yang saat kejadian sedang merantau ke luar daerah, dan meninggalkan satu anak laki-laki usia 17 tahun.
Rini dilaporkan keluarga pamit dari rumah pada Jumat (09/10/2026) dengan alasan hendak mengojek membawa penumpang dengan motor matik miliknya. Namun naas, ia justru ditemukan tak bernyawa di kebun jati Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas pada Selasa (13/10/2026). Motor korban hingga kini belum ditemukan.
Kini dengan tertangkapnya RA, keluarga berharap keadilan segera ditegakkan.
Pihak kepolisian memastikan kasus ini akan ditangani secara profesional dan transparan.
Reporter: Ajid Alvaro
Editor: Redaksi Liputan12
