Jakarta, Liputan12.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina kembali menjadi perhatian masyarakat, khususnya para pengendara yang hendak mengisi bahan bakar pada Jumat (11/9/2026).
Sebelum melakukan pengisian BBM, konsumen dapat terlebih dahulu mengecek harga sesuai jenis bahan bakar dan wilayah pengisian. Pasalnya, harga BBM nonsubsidi Pertamina dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Perbedaan tersebut terutama terlihat pada sejumlah produk nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, hingga Pertamina Dex.
Lantas, apakah terjadi perubahan harga BBM Pertamina pada Jumat, 11 September 2026?
Berdasarkan pengecekan pada aplikasi MyPertamina pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB, harga BBM yang tercantum masih mengacu pada daftar harga yang berlaku sejak 2 September 2026.
Dengan demikian, belum terlihat adanya perubahan harga baru untuk BBM Pertamina pada daftar yang diperiksa tersebut.
Untuk BBM bersubsidi, harga Pertalite masih tercantum sebesar Rp10.000 per liter, sedangkan BioSolar tetap Rp6.800 per liter.
Sementara itu, harga BBM nonsubsidi juga masih berada pada daftar harga sebelumnya. Di wilayah Jabodetabek dan sejumlah wilayah Jawa, misalnya, Pertamax tercatat Rp15.950 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.
Harga Pertamax Berbeda Antarwilayah
Perbedaan harga cukup terlihat apabila konsumen membandingkan harga Pertamax berdasarkan wilayah.
Harga Pertamax terendah dalam daftar tercatat di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Sabang, yakni Rp14.950 per liter.
Harga tersebut berkaitan dengan ketentuan harga BBM di kawasan perdagangan bebas. Karena itu, harga di wilayah FTZ tidak dapat langsung disamakan dengan harga BBM di wilayah lainnya.
Di luar kawasan FTZ, harga Pertamax terendah tercatat sebesar Rp15.950 per liter, antara lain untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Berikut daftar harga BBM Pertamina yang tercantum untuk Jumat (11/9/2026):
1. Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.300/liter
- Pertamax Turbo: Rp20.000/liter
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp24.200/liter
- Pertamina Dex: Rp25.750/liter
- Pertamax (Pertashop): Rp16.200/liter
2. Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.650/liter
- Pertamax Turbo: Rp20.450/liter
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp24.750/liter
- Pertamina Dex: Rp26.300/liter
- Pertamax (Pertashop): Rp16.550/liter
3. DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp15.950/liter
- Pertamax Turbo: Rp19.600/liter
- Pertamax95: Rp19.150/liter
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp23.700/liter
- Pertamina Dex: Rp25.200/liter
- Pertamax (Pertashop): Rp15.850/liter
4. Bali dan Nusa Tenggara Barat
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp15.950/liter
- Pertamax Turbo: Rp19.600/liter
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp23.700/liter
- Pertamina Dex: Rp25.200/liter
- Pertamax (Pertashop): Rp15.850/liter
5. Nusa Tenggara Timur
Harga dasar mengikuti kelompok Bali dan Nusa Tenggara Barat, dengan tambahan:
- BioSolar nonsubsidi: Rp23.600/liter
6. Papua
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.300/liter
- Pertamax Turbo: Rp20.000/liter
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp24.200/liter
- Pertamina Dex: -
- Pertamax (Pertashop): Rp16.200/liter
7. Maluku, Maluku Utara, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.300/liter
- Pertamax Turbo: -
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp24.200/liter
- Pertamina Dex: -
- Pertamax (Pertashop): Rp16.200/liter
8. Papua Barat dan Papua Barat Daya
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.300/liter
- Pertamax Turbo: -
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp24.200/liter
- Pertamina Dex: Rp25.750/liter
- Pertamax (Pertashop): Rp16.200/liter
9. Free Trade Zone (FTZ) Sabang
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp14.950/liter
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp22.150/liter
- Pertamax (Pertashop): Rp14.850/liter
10. Free Trade Zone (FTZ) Batam
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp15.150/liter
- Pertamax Turbo: Rp18.550/liter
- BioSolar: Rp6.800/liter
- Dexlite: Rp22.500/liter
- Pertamina Dex: Rp23.950/liter
- Pertamax (Pertashop): Rp15.050/liter
Belum Ada Perubahan Harga
Dari pengecekan daftar harga pada Jumat pagi, belum terlihat adanya perubahan harga BBM Pertamina dibandingkan dengan daftar yang mulai berlaku sejak 2 September 2026.
Kondisi ini berarti konsumen masih dapat menggunakan daftar tersebut sebagai acuan harga, dengan catatan harga BBM nonsubsidi tetap mengikuti wilayah masing-masing.
Masyarakat yang hendak membeli Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite maupun Pertamina Dex sebaiknya tetap melakukan pengecekan berdasarkan lokasi SPBU atau wilayah pengisian.
Pengecekan melalui MyPertamina juga penting dilakukan karena harga BBM nonsubsidi tidak seragam di seluruh Indonesia.
Dengan demikian, harga Pertamax maupun BBM diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex belum menunjukkan perubahan pada daftar yang diperiksa Jumat, 11 September 2026, dan masih mengacu pada harga yang berlaku sejak 2 September 2026.
Redaksi
