- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pasca Gempa, Enam Rumah Warga di Nele Toang Rusak Berat, Bantuan Sembako Mulai Menipis

Senin, 07 September 2026 | 9/07/2026 03:58:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-07T08:58:52Z
Bantuan sembako yang sempat meringankan beban pascagempa telah habis, sementara enam rumah warga di Kampung Nele Toang, Manggarai Timur masih rata dengan puing. Warga kini bertahan di tengah keterbatasan logistik dan berharap perhatian serius dari pemerintah daerah.


Manggarai Timur, Liputan12.com – Masyarakat Kampung Pulak dan Nele Toang, Kelurahan Lempang Paji, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih membutuhkan bantuan pascagempa yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 lalu.


Bencana tersebut turut berdampak terhadap permukiman warga di kampung tersebut. Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan terdapat rumah warga yang roboh akibat guncangan gempa.


Dalam kondisi tersebut, masyarakat korban bencana kini masih mengharapkan uluran tangan dari berbagai pihak, khususnya bantuan berupa kebutuhan pokok atau sembako untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.


Sebelumnya, warga di kampung tersebut telah menerima bantuan sembako yang disalurkan melalui pihak kelurahan. Namun, bantuan yang diterima masyarakat disebut telah habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama masa pascabencana.


Warga berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur dapat memberikan perhatian lebih intensif terhadap kondisi masyarakat terdampak, khususnya warga di Kampung Pulak dan Nele Toang, Kelurahan Lempang Paji.


Salah seorang warga Kampung Nele Toang, Vinsensa Lisa Kosta, mengatakan terdapat sekitar enam rumah kepala keluarga (KK) yang mengalami kerusakan berat akibat gempa.


Menurut Vinsensa, kondisi warga saat ini masih membutuhkan bantuan tambahan karena persediaan bantuan yang sebelumnya diterima sudah tidak mencukupi.


“Bantuan dari pihak lain yang distribusinya melalui kelurahan sudah habis terpakai. Kami masih sangat mengharapkan bantuan sembako dari pemerintah maupun pihak lain yang ingin membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Vinsensa melalui sambungan WhatsApp.


Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian terhadap kondisi warga terdampak gempa di wilayah tersebut.


Masyarakat juga berharap bantuan tidak hanya berupa sembako, tetapi perhatian dan penanganan terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan berat dapat menjadi perhatian pemerintah.


Warga berharap kondisi mereka mendapat respons dan penanganan secara berkelanjutan hingga kehidupan masyarakat kembali berjalan normal setelah bencana gempa tersebut.



Kontributor: Yohanes Sinding
Kabupaten Manggarai

×
Berita Terbaru Update