Kuningan, Liputan12.com – Menjelang pertandingan sepak bola yang berpotensi menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari para pendukung klub, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kuningan mengajak seluruh elemen suporter untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Imbauan tersebut secara khusus ditujukan kepada para pendukung Persib Bandung atau Bobotoh serta pendukung Persija Jakarta atau Jakmania yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., meminta para suporter untuk mengedepankan sikap dewasa, bijak dan saling menghormati dalam menyikapi pertandingan. Salah satu langkah yang diimbau adalah menyaksikan pertandingan dari rumah bersama keluarga, sehingga potensi berkumpulnya massa dalam jumlah besar dapat diminimalkan.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres saat menghadiri kegiatan Jumat Curhat bersama tokoh masyarakat dan pemuda di Masjid Miftahul Jannah, Desa Luragunglandeuh, Kecamatan Luragung, Jumat (11/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan bahwa semangat memberikan dukungan kepada tim kesayangan hendaknya tidak sampai menimbulkan gangguan keamanan ataupun gesekan antarsuporter.
«“Kami mengimbau kepada seluruh saudara-saudara kita, baik kawan-kawan Bobotoh maupun Jakmania yang berada di Kabupaten Kuningan, agar dapat menikmati pertandingan dengan tenang dan mendukung tim kesayangannya dari rumah saja bersama keluarga,” tegas AKBP Bellen Anggara Pratama.»
Menurutnya, menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, para suporter diharapkan dapat menunjukkan sikap sportif, baik ketika memberikan dukungan kepada tim yang dibela maupun ketika menghadapi hasil pertandingan.
Kapolres juga mengingatkan agar para pendukung tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya, menggelar pengumpulan massa tanpa izin, maupun melakukan tindakan yang dapat memicu ketegangan antarkelompok.
Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Unggahan, komentar, maupun ajakan yang bernada provokatif dikhawatirkan dapat memperkeruh suasana dan memicu konflik yang sebenarnya dapat dihindari.
“Mari kita tunjukkan bahwa suporter sepak bola di Kuningan adalah masyarakat yang dewasa dan cinta damai. Tetap jaga kondusivitas daerah kita agar situasi Kamtibmas di Kabupaten Kuningan senantiasa aman, nyaman, dan harmonis,” ujarnya.
Polres Kuningan berharap seluruh pihak dapat menyikapi pertandingan secara proporsional. Dukungan terhadap klub kesayangan tetap dapat disalurkan dengan cara yang positif tanpa mengganggu ketertiban umum maupun merugikan masyarakat lainnya.
Dengan adanya imbauan tersebut, para suporter di Kabupaten Kuningan diharapkan dapat ikut menjaga suasana tetap aman dan kondusif, sehingga pertandingan sepak bola dapat dinikmati sebagai hiburan dan ajang sportivitas tanpa menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Bung Arya


