Sampang, Liputan12.com – Semangat persaudaraan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan jajaran Organisasi Masyarakat Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS). Kali ini, solidaritas tersebut diwujudkan melalui penggalangan sekaligus penyerahan donasi nasional kepada keluarga almarhum H. Amad, yang semasa hidupnya menjabat sebagai Penasihat Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) MADAS Omben, Kabupaten Sampang.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari gerakan kepedulian internal organisasi yang melibatkan jajaran MADAS dari berbagai tingkatan kepengurusan. Bantuan dihimpun melalui semangat gotong royong sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada keluarga anggota maupun pengurus yang sedang mengalami musibah.
Donasi Dihimpun Secara Gotong Royong
Donasi yang diberikan kepada keluarga almarhum H. Amad merupakan hasil partisipasi dan kepedulian jajaran MADAS dari berbagai daerah. Penggalangan dilakukan dengan melibatkan struktur organisasi mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC).
Proses penyerahan dilakukan secara estafet melalui struktur organisasi. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga amanah serta memastikan bantuan benar-benar sampai kepada pihak keluarga yang dituju.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD MADAS, Imron Rosadi, terlebih dahulu menyerahkan mandat donasi kepada Ketua DPC MADAS Kabupaten Sampang, Umar Faruk.
Setelah menerima mandat tersebut, Umar Faruk kemudian menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga almarhum H. Amad. Bantuan tersebut diterima oleh Muhammad, putra almarhum.
Kehadiran jajaran pengurus MADAS dalam prosesi tersebut bukan hanya sebagai bentuk penyerahan bantuan materi, tetapi juga menjadi wujud dukungan moril kepada keluarga yang tengah menghadapi masa duka.
Bagi keluarga, perhatian tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan persaudaraan dalam sebuah organisasi tidak berhenti pada aktivitas kelembagaan, tetapi juga diwujudkan ketika salah satu keluarga besar MADAS sedang menghadapi musibah.
Keluarga Sampaikan Terima Kasih
Ketua DPAC MADAS Omben, Rizki, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran MADAS yang telah ikut berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut.
Menurutnya, kepedulian yang datang dari berbagai tingkatan kepengurusan merupakan bentuk nyata dari semangat persaudaraan yang selama ini menjadi bagian dari nilai organisasi.
Rizki juga menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Ketua Umum MADAS, H. Moh Toha, serta seluruh jajaran pimpinan dan anggota MADAS, mulai dari tingkat DPC hingga DPAC di berbagai wilayah.
«“Kami mewakili pengurus DPAC Omben dan keluarga besar almarhum Bapak H. Amad mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Ketum, Hj. Moh Toha, serta seluruh ketua dan anggota jajaran se-Indonesia. Kepedulian nyata ini sangat berarti bagi keluarga almarhum,” ungkap Rizki.»
Menurutnya, perhatian tersebut tidak hanya memiliki nilai bantuan secara materi, tetapi juga menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka.
Putra Almarhum Mohon Maaf atas Kesalahan Mendiang
Ucapan terima kasih juga disampaikan langsung oleh Muhammad, putra almarhum H. Amad. Dengan penuh haru, ia mengapresiasi perhatian dan kepedulian seluruh keluarga besar MADAS yang telah hadir memberikan dukungan kepada keluarganya.
Selain menyampaikan terima kasih, Muhammad juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran MADAS apabila selama hidupnya almarhum ayahnya pernah melakukan kesalahan, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
«“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada semuanya tanpa terkecuali. Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila semasa hidup, orang tua saya memiliki kesalahan, baik lahir maupun batin,” tutur Muhammad.»
Permohonan tersebut disampaikan sebagai bagian dari ungkapan keluarga dalam suasana duka sekaligus untuk mengenang almarhum dengan penuh penghormatan.
Sittung Dhere dalam Tindakan Nyata
Penyerahan donasi tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana semangat Salam Sittung Dhere atau Salam Satu Darah di lingkungan MADAS diwujudkan melalui kepedulian sosial.
Semangat tersebut tidak hanya menjadi slogan dalam setiap kegiatan organisasi, tetapi juga diterjemahkan melalui aksi nyata berupa gotong royong, penggalangan bantuan, serta kehadiran langsung bagi keluarga anggota yang sedang menghadapi kesulitan.
Bagi jajaran MADAS, kepedulian semacam ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya organisasi. Sebab, solidaritas bukan hanya hadir ketika sebuah organisasi sedang menjalankan kegiatan, tetapi juga ketika salah satu bagian dari keluarga besar tersebut membutuhkan uluran tangan.
Estafet donasi dari tingkat kepengurusan hingga sampai kepada keluarga almarhum H. Amad pun menjadi simbol bahwa semangat persaudaraan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun memiliki arti besar bagi mereka yang sedang berduka.
Editor/Penulis: Agus Mandie



