![]() |
| Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, ingatkan ASN tetap prima dan fokus pada pelayanan masyarakat setelah libur Lebaran. |
KUDUS, Liputan12.com – Pemerintah Kabupaten Kudus mengadakan apel pagi perdana setelah masa cuti bersama Lebaran, yang diikuti dengan acara halal bihalal sederhana bagi seluruh jajaran pemerintahan. Kegiatan yang dihelat di halaman Kantor Bupati Kudus ini dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, bersama Wakil Bupati Bellinda Birton, serta diikuti oleh seluruh pejabat eselon dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam amanatnya, Sam'ani menegaskan bahwa apel perdana ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan semangat kerja dan fokus seluruh ASN setelah menjalani libur panjang bersama keluarga. Ia menekankan bahwa kualitas kinerja serta ritme pelayanan kepada masyarakat tidak boleh menurun akibat masa libur.
“Setelah menikmati libur panjang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga, jangan sampai semangat kerja kita loyo. Kita harus segera membangkitkan semangat baru untuk menyukseskan berbagai program kerja pemerintah, termasuk visi dan misi pembangunan yang telah kita tetapkan bersama,” ujarnya pada Rabu (25/6/2026).
Bupati juga mengingatkan bahwa kondisi ekonomi nasional dan lokal masih menghadapi berbagai tantangan yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, seluruh ASN diminta untuk mampu beradaptasi dengan cepat dan tetap menjaga produktivitas kerja demi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kudus.
“Di tengah keterbatasan yang kita hadapi saat ini, kita harus tetap mampu bertahan dan berkembang. Kita perlu terus mencari cara agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh pesat, pendapatan rakyat meningkat, serta daya beli tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.
Dalam hal kedisiplinan, Sam'ani menegaskan bahwa setiap ASN yang tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan atau keterangan resmi akan dikenai sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia juga menyampaikan bahwa penerapan sistem kerja fleksibel seperti Work From Home (WFH) maupun Work From Anywhere (WFA) akan diatur dengan cermat dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing OPD.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pelayanan publik yang bersifat vital tidak boleh mengalami gangguan sedikit pun. Layanan seperti kesehatan, perizinan usaha, serta administrasi kependudukan harus tetap berjalan dengan optimal dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Pelayanan kepada masyarakat adalah kewajiban utama kita sebagai aparatur negara. Harus cepat, tepat sasaran, dan memberikan kepuasan bagi masyarakat yang datang meminta bantuan. Tidak boleh ada alasan untuk adanya keterlambatan atau kelalaian dalam melayani,” tegasnya dengan tegas.
Bupati juga membuka ruang evaluasi yang terbuka lebar melalui berbagai kanal laporan masyarakat, termasuk melalui sistem pengaduan resmi yang telah disediakan Pemkab Kudus. Menurutnya, setiap keluhan yang masuk dari masyarakat menjadi indikasi adanya celah dalam pelayanan yang harus segera diperbaiki.
Sementara itu, Wakil Bupati Bellinda Birton menambahkan bahwa meskipun acara halal bihalal digelar dengan sederhana, namun makna dan manfaatnya sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi antar ASN serta meningkatkan motivasi kerja.
“Yang paling penting bukan pada kemewahan atau kemeriahan acara, tetapi pada makna dan semangat kebersamaan yang kita bangun. Kami berharap seluruh jajaran ASN dapat semakin bersemangat dan memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat Kudus,” ujarnya.
Melalui apel perdana dan acara halal bihalal ini, pihak Pemkab Kudus berharap seluruh ASN dapat kembali bekerja secara maksimal, menjaga profesionalisme, dan memberikan pelayanan prima yang menjadi harapan seluruh masyarakat Kabupaten Kudus.
Penulis : Tomy
