-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepala Dusun Diduga Terlibat Jambret Maut di Pamekasan, Warga Geram dan Minta Keadilan!

Minggu, 11 Januari 2026 | 1/11/2026 08:14:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-11T01:18:14Z





Pamekasan - Kasus penjambretan yang merenggut nyawa seorang wanita lansia, Sumriyeh (60), di Pamekasan memasuki babak baru yang mengejutkan. Pihak Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan berhasil mengamankan seorang pria berinisial UA, yang diduga kuat terlibat dalam aksi penjambretan tersebut. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (10/1/2026) di Jalan Raya Rabiyan, Kecamatan Ketapang, Sampang.

 

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pria berinisial UA tersebut merupakan seorang Kepala Dusun di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates. Jika benar, hal ini tentu sangat mengejutkan dan menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Pamekasan, khususnya keluarga korban dan warga Desa Tlagah.

 


"Kami sangat terkejut jika benar pelaku penjambretan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang adalah seorang Kepala Dusun. Ini sangat memalukan dan mencoreng nama baik desa kami," ujar salah seorang warga Desa Tlagah yang enggan disebutkan namanya.

 

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (7/1/2026) lalu. Sumriyeh bersama tiga anggota keluarganya menjadi korban penjambretan saat melintas di Jalan Raya Dusun Beltok, Desa Plakpak, Pegantenan. Saat berusaha mempertahankan barang berharganya, sepeda motor yang dikendarai korban oleng dan menabrak tiang toko. Akibatnya, Sumriyeh meninggal dunia di tempat kejadian.

 

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan saat dikonfirmasi masih enggan memberikan keterangan detail terkait kasus ini. Namun, ia memastikan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini dan memproses hukum terduga pelaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

"Kami akan melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan. Jika terbukti bersalah, terduga pelaku akan dijerat dengan pasal yang sesuai dengan perbuatannya," tegas AKP Doni Setiawan.

 

Sementara itu, keluarga korban berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap motif dari aksi penjambretan tersebut dan memberikan hukuman yang setimpal kepada terduga pelaku. "Kami berharap keadilan dapat ditegakkan. Hukuman yang setimpal harus diberikan kepada pelaku agar tidak ada lagi korban seperti ibu kami," ujar salah seorang anggota keluarga korban dengan nada

×
Berita Terbaru Update