- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Purnatugas Setelah Delapan Tahun Mengabdi, 23 Kades di Lamongan Terima Penghargaan dari Pak Yes

Jumat, 09 Oktober 2026 | 10/09/2026 06:23:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-09T11:23:33Z
Sebanyak 23 Kepala Desa dari 14 Kecamatan di Kabupaten Lamongan resmi mengakhiri masa pengabdiannya setelah delapan tahun memimpin. Pengabdian panjang periode 2018-2026 itu diapresiasi langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau Pak Yes dengan pemberian piagam penghargaan dan jaminan hari tua di Command Center Pemkab Lamongan, Jumat (9/10/2026).


Lamongan, Liputan12.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memberikan apresiasi kepada 23 kepala desa (kades) dari 14 kecamatan yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 10 Oktober 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusi para kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama delapan tahun terakhir.


Penghargaan berupa piagam dan jaminan hari tua itu diserahkan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, di Ruang Command Center, Lantai 3 Gedung Pemkab Lamongan, Jumat (9/10/2026).


Pemberian apresiasi tersebut tidak sekadar menjadi penanda berakhirnya masa jabatan, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan pemerintah daerah terhadap peran strategis kepala desa dalam mendorong pembangunan dari tingkat paling bawah. Selama menjabat, para kepala desa menjadi salah satu ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan kebutuhan, aspirasi, dan berbagai persoalan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala desa yang telah menjalankan amanah selama periode 2018–2026. Ia menilai, keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari kerja bersama antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.


Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat Lamongan merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan banyak pihak, termasuk para kepala desa yang selama ini bekerja di wilayah masing-masing.


“Saya yakin banyak jejak pengabdian yang telah diberikan Bapak dan Ibu kepala desa. Perjuangan membangun desa dan memberikan manfaat bagi masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan Kabupaten Lamongan,” kata Pak Yes.


Ia menegaskan, pengabdian seorang kepala desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik yang telah diwujudkan, tetapi juga dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong partisipasi warga dalam pembangunan desa.


Selama delapan tahun menjalankan tugas, para kepala desa dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari pengelolaan pemerintahan desa, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada warga. Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari proses pembangunan yang berkesinambungan di Kabupaten Lamongan.


Seluruh Desa di Lamongan Berstatus Maju dan Mandiri


Kontribusi pemerintah desa juga tercermin dalam capaian pembangunan desa di Kabupaten Lamongan. Berdasarkan data Indeks Desa (ID) 2026 yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, seluruh 462 desa di Lamongan telah berstatus Maju dan Mandiri.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 304 desa telah mencapai status Desa Mandiri. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2025, ketika jumlah desa berstatus Mandiri tercatat sebanyak 279 desa.


Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perkembangan dalam capaian pembangunan dan kemandirian desa. Meski demikian, keberlanjutan capaian itu tetap membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat agar pembangunan dapat dirasakan secara merata.


Status desa yang semakin berkembang juga menjadi tantangan bagi pemerintahan berikutnya untuk menjaga kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta memastikan program pembangunan sesuai dengan kebutuhan warga.


Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Capai 5,46 Persen


Selain capaian pembangunan desa, kinerja pembangunan Kabupaten Lamongan juga ditandai oleh sejumlah indikator ekonomi dan sosial.


Dalam paparan yang disampaikan, pertumbuhan ekonomi Lamongan tercatat mencapai 5,46 persen pada semester II, sehingga menempatkan daerah tersebut pada posisi tertinggi kedua di Jawa Timur. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan disebut telah mencapai angka 76,4.


Capaian tersebut menjadi bagian dari gambaran perkembangan daerah yang turut ditopang oleh pelaksanaan pembangunan di berbagai tingkatan pemerintahan. Peran desa dinilai penting karena pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat lokal berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan warga.


Karena itu, berakhirnya masa jabatan 23 kepala desa tersebut bukan berarti berakhir pula kontribusi mereka bagi lingkungan masing-masing. Pengalaman selama memimpin desa diharapkan dapat menjadi bekal untuk tetap berperan dalam kehidupan sosial dan pembangunan masyarakat.


Pemkab Lamongan Apresiasi Pengabdian Kades


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan, Joko Raharto, menambahkan bahwa pemberian piagam penghargaan dan jaminan hari tua merupakan wujud perhatian pemerintah daerah terhadap para kepala desa yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.


Menurutnya, apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, loyalitas, serta pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat selama delapan tahun terakhir.


Pemerintah daerah berharap penghargaan itu dapat menjadi kenangan atas perjalanan pengabdian para kepala desa sekaligus menjadi motivasi bagi penyelenggara pemerintahan desa yang masih aktif untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Dengan berakhirnya masa jabatan pada 10 Oktober 2026, estafet kepemimpinan di desa-desa tersebut akan memasuki tahapan berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keberlanjutan program pembangunan, pelayanan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang baik diharapkan tetap menjadi prioritas.


Penghargaan kepada 23 kepala desa itu sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan Kabupaten Lamongan merupakan hasil kerja kolektif berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Pengabdian di tingkat desa menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang melayani dan pembangunan yang berkelanjutan.




(Ther)

×
Berita Terbaru Update