- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemuda dan Sesepuh Batuporo Timur Gotong Royong Galang Amal Jariyah untuk Pembangunan Jalan Desa, Butuh Dana Rp300 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 10/19/2026 03:18:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-19T10:21:20Z


Pemuda, sesepuh, dan tokoh masyarakat Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, menggalang amal jariyah secara swadaya untuk mendukung pembangunan jalan sepanjang sekitar 1000 meter dengan kebutuhan dana diperkirakan mencapai Rp300 juta. 


Sampang, Liputan12.com – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa ditunjukkan oleh para pemuda, sesepuh, serta tokoh masyarakat Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Mereka bergerak bersama menggalang sumbangan melalui kegiatan amal jariyah sebagai upaya mendukung pembangunan jalan desa yang dinilai membutuhkan perhatian bersama.


Pembangunan jalan tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 1000 meter dengan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp300 juta. Untuk memenuhi kebutuhan biaya tersebut, masyarakat berinisiatif menggalang dana secara swadaya dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari kalangan pemuda hingga para sesepuh dan tokoh masyarakat setempat.


Gerakan amal jariyah ini menjadi bentuk partisipasi warga dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Melalui semangat kebersamaan, masyarakat berharap kebutuhan pembangunan jalan dapat terpenuhi sehingga akses jalan yang menjadi perhatian warga bisa segera ditangani.


Lokasi jalan yang menjadi sasaran pembangunan berada di kawasan Jalan Raya Muktesareh, wilayah Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari dan memperlancar mobilitas warga.


Keterlibatan pemuda bersama para sesepuh dan tokoh masyarakat juga menunjukkan pentingnya kerja sama lintas generasi dalam mendorong kemajuan desa. Inisiatif pengumpulan dana secara swadaya menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan infrastruktur di lingkungan mereka.


Meski membutuhkan dana yang tidak sedikit, yakni sekitar Rp300 juta, masyarakat berupaya membangun semangat saling membantu melalui sumbangan sukarela. Setiap bentuk partisipasi diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan pembangunan jalan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas.


Selain mendukung pembangunan fisik, gerakan ini juga mengandung nilai sosial berupa kebersamaan, kepedulian, dan semangat amal jariyah. Masyarakat diharapkan dapat terus menjaga komunikasi serta mengedepankan keterbukaan dalam proses penggalangan dana agar pelaksanaannya berjalan dengan baik dan memperoleh kepercayaan bersama.


Inisiatif warga Batuporo Timur tersebut menjadi gambaran bahwa partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam pembangunan desa. Dengan mengedepankan gotong royong dan kebersamaan, warga berupaya mendorong terpenuhinya kebutuhan infrastruktur yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang.





Redaksi : Jefri Liputan12.com




×
Berita Terbaru Update