Pamekasan, Liputan12.com – Pelaksanaan proyek pembangunan di lingkungan SD Negeri Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, mendapat sorotan warga. Sorotan tersebut muncul setelah warga mendokumentasikan kondisi pekerjaan di lokasi dan mempertanyakan transparansi serta pengawasan proyek.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima, terlihat sejumlah material bangunan berupa batu dan material pondasi berada di area proyek. Sejumlah pekerja juga tampak melakukan aktivitas pekerjaan.
Namun, dalam dokumentasi tersebut, warga menyebut belum menemukan papan informasi proyek yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
“Tidak adanya papan informasi untuk publik dan tidak ada pengawasan,” tulis warga dalam pesan yang disertai dokumentasi kondisi proyek.
Keberadaan papan informasi pada pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah menjadi salah satu bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Melalui papan tersebut, publik dapat mengetahui informasi dasar pekerjaan, seperti nama kegiatan, sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, serta jangka waktu pelaksanaan, sesuai ketentuan dan jenis pengadaan yang berlaku.
Selain persoalan papan informasi, warga juga mempertanyakan aspek pengawasan di lapangan. Dalam foto yang diterima redaksi, terlihat aktivitas pekerja dan material proyek, namun belum terlihat petugas pengawas maupun rambu keselamatan kerja dalam dokumentasi tersebut.
Meski demikian, kondisi tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa proyek sama sekali tidak memiliki pengawasan. Untuk memastikan hal tersebut, diperlukan konfirmasi langsung kepada pihak pelaksana maupun instansi terkait.
Proyek tersebut berada di lingkungan SD Negeri Bandaran, Jalan Raya Mangar Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, yang berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan.
Warga berharap pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan dapat memberikan penjelasan mengenai proyek tersebut, termasuk sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, masa pelaksanaan, serta mekanisme pengawasannya.
Warga juga meminta agar pelaksanaan pekerjaan dipastikan sesuai ketentuan, mengutamakan keselamatan kerja, serta tidak mengganggu proses belajar mengajar dan aktivitas siswa di lingkungan sekolah.
Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan maupun pihak pelaksana proyek terkait temuan tersebut.
Reporter : Saladin




