- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Berkah Tanah Suci, Kepedulian Sang Baginda dan MADAS Sampang Jawab Dahaga Warga Robatal

Selasa, 15 September 2026 | 9/15/2026 08:13:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-15T13:13:42Z
Krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, mendapat jawaban dari kepedulian H. Achmad Eko Haryono atau Sang Baginda bersama MADAS Sampang. Bantuan air bersih disalurkan langsung kepada warga yang terdampak kekeringan, Selasa (15/9/2026).


Sampang, Liputan12.com — Di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, kebutuhan terhadap air bersih menjadi persoalan serius bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Sampang. Ketika sumber-sumber air mulai mengering dan warga harus mencari pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kepedulian dari berbagai elemen masyarakat menjadi sangat berarti.


Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian dari H. Achmad Eko Haryono, yang akrab disapa Sang Baginda, Pendiri Yayasan Babur Rizki Tambaan, Camplong. Bersama MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Kabupaten Sampang, ia turut mengambil bagian dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Robatal, Selasa (15/9/2026).


Bantuan air bersih tersebut tidak hanya dipandang sebagai bentuk bantuan sosial, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kondisi musim kemarau.



Kemarau Berkepanjangan, Warga Berjuang Mendapatkan Air


H. Achmad Eko Haryono menyampaikan bahwa musim kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat sejumlah masyarakat harus menghadapi kesulitan dalam memperoleh air bersih.


Menurutnya, air merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Mulai dari kebutuhan minum, memasak, mencuci hingga berbagai aktivitas rumah tangga lainnya, semuanya membutuhkan ketersediaan air yang memadai.


«“Kondisi kemarau yang berkepanjangan ini membuat warga di sejumlah wilayah terpaksa berjuang demi mendapatkan air bersih. Padahal, air adalah nadi kehidupan yang tak tergantikan bagi kebutuhan dan keseharian manusia,” ujarnya.»


Melihat kondisi tersebut, dirinya bersama MADAS Sampang berupaya menghadirkan bantuan air bersih sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Robatal.


Menurutnya, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana, namun di tengah kondisi kekeringan, air bersih memiliki nilai yang sangat besar bagi warga yang membutuhkan.


Kepedulian Dibangun dari Persaudaraan


Kolaborasi antara Sang Baginda dan MADAS Sampang menjadi bagian dari semangat gotong royong untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kebutuhan dasar.


Sang Baginda menegaskan bahwa kepedulian tersebut dilakukan dengan ketulusan dan semangat persaudaraan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi jalan kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.


«“Melalui jalinan persaudaraan bersama MADAS, kami hadirkan setetes kepedulian ini. Semoga air yang kami salurkan menjadi berkah, sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang kesulitan, dan menjadi jalan menuju kebaikan yang abadi,” harapnya.»


Ia juga mengajak masyarakat maupun berbagai elemen lainnya untuk tidak tinggal diam ketika ada warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.


Menurutnya, persoalan kekeringan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kepedulian dan kebersamaan berbagai unsur masyarakat.


MADAS: Bantuan Air Seperti Oase di Tengah Kekeringan


Kepedulian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPC MADAS Sampang, H. Umar Faruk. Ia menyampaikan rasa syukur atas adanya bantuan air bersih yang dapat disalurkan kepada warga Robatal.


Umar Faruk menilai bahwa di tengah kondisi kemarau, bantuan air bersih menjadi salah satu bentuk bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat.


«“Bantuan air ini bagaikan oase di tengah padang pasir bagi warga Robatal. Di musim kemarau yang menyengat ini, air bersih adalah kebutuhan paling mendasar yang dijunjung tinggi masyarakat,” ucapnya.»


Atas nama keluarga besar MADAS Sampang, Umar Faruk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada H. Achmad Eko Haryono atau Sang Baginda yang telah ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat.


«“Kami mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya. Kepedulian beliau bukan sekadar membantu memadamkan dahaga, tetapi juga menghangatkan hati dan memperkokoh persaudaraan di tanah Sampang,” tambahnya.»


Menjaga Harapan di Tengah Musim Kering


Penyaluran air bersih tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Ketika musim kemarau membawa berbagai keterbatasan, hadirnya bantuan dari sesama dapat menjadi penyambung harapan bagi warga yang membutuhkan.


Lebih dari sekadar air yang disalurkan, kegiatan tersebut membawa pesan tentang pentingnya kepedulian sosial, gotong royong dan persaudaraan dalam menghadapi persoalan bersama.


Di tengah tanah yang mengering dan sumber air yang semakin terbatas, setetes kepedulian dapat memiliki arti yang begitu besar. Bagi warga yang tengah menghadapi kesulitan air bersih, bantuan tersebut bukan hanya menghadirkan kesegaran, tetapi juga menjadi tanda bahwa mereka tidak berjalan sendiri menghadapi kerasnya musim kemarau.


Semoga kepedulian Sang Baginda bersama MADAS Sampang tersebut terus menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan, sehingga semangat berbagi dan persaudaraan tetap tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Sampang.



Penulis/Editor: Agus Mandie

×
Berita Terbaru Update