![]() |
| Mahasiswa KPM IAI NATA Luncurkan "Perpustakaan Foundation" di Pelosok Kedungdung untuk Tumbuhkan Literasi |
Sampang, Liputan12.com — Kepedulian terhadap kemajuan pendidikan dan budaya literasi di wilayah pelosok kembali ditunjukkan kalangan akademisi. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 4 Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang menghadirkan fasilitas edukasi berupa "Perpustakaan Foundation" di SMPS Islam Nurul Hidayah, Dusun Duko, Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.
Fasilitas tersebut resmi diluncurkan pada Selasa (18/8/2026). Kehadiran perpustakaan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya membaca sekaligus memberikan ruang belajar yang lebih nyaman dan representatif bagi para siswa.
Jadi Program Unggulan Mahasiswa KPM
Koordinator Desa (Kordes) KPM IAI NATA Desa Komis, Bustomi, mengatakan, pendirian perpustakaan tersebut merupakan salah satu program unggulan kelompoknya selama menjalankan kegiatan pengabdian di tengah masyarakat.
Menurutnya, program tersebut dirancang tidak sekadar untuk menyediakan tempat penyimpanan buku. Lebih dari itu, perpustakaan diharapkan dapat berkembang menjadi pusat kegiatan literasi yang mendorong siswa untuk gemar membaca, belajar, serta memperluas wawasan.
“Tujuan utama kami mengadakan program ini adalah menyediakan ruang dan sarana belajar yang representatif untuk dimanfaatkan oleh siswa. Kami berharap Perpustakaan Foundation tidak hanya sekadar menjadi tempat menyimpan buku, tetapi benar-benar hidup sebagai pusat literasi yang mampu meningkatkan gairah membaca, belajar, dan memperluas wawasan generasi muda di Desa Komis,” ujar Bustomi saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi siswa maupun lingkungan sekolah. Karena itu, Bustomi juga menitipkan pesan kepada pihak sekolah agar perpustakaan dirawat dan dikelola dengan baik.
“Harapan kami, fasilitas yang sudah dibangun bersama ini dapat terus dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal. Jangan sampai perpustakaan hanya aktif ketika mahasiswa KPM masih berada di lokasi,” lanjutnya.
Sekolah Sambut Positif
Program tersebut mendapat sambutan positif dari pihak SMPS Islam Nurul Hidayah. Kepala SMPS Islam Nurul Hidayah, K. Aminulloh Syahruddin, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KPM IAI NATA Kelompok 4 yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan dan literasi di sekolah.
Menurutnya, kehadiran perpustakaan menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam mendukung proses pembelajaran.
“Program Perpustakaan Foundation ini merupakan langkah positif dan wujud nyata kolaborasi perguruan tinggi dalam mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah kami. Kami berharap perpustakaan ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh seluruh siswa, sehingga mampu menjadi ujung tombak dalam menumbuhkan budaya literasi yang kuat di lingkungan sekolah,” tuturnya.
Ia menilai fasilitas tersebut dapat menjadi salah satu sarana pendukung bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan di luar materi yang diterima di dalam kelas.
Dengan adanya perpustakaan baru tersebut, para siswa diharapkan semakin terdorong untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Buku tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga dapat membuka wawasan siswa terhadap berbagai ilmu dan pengalaman baru.
Peluncuran Perpustakaan Foundation di SMPS Islam Nurul Hidayah sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KPM IAI NATA dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat selama menjalankan program pengabdian di Desa Komis.
Editor: Agus Mandie

