- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pohon Kurma Kering Dibakar, Gardu Ba Zinol di Jalan Manggis Ikut Terlalap Si Jago Merah

Jumat, 21 Agustus 2026 | 8/21/2026 02:56:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-21T07:56:05Z
Upaya warga membersihkan lahan dengan cara membakar sisa pohon kurma kering di Jalan Manggis, Sampang, berujung petaka. Api yang membesar dalam sekejap merambat dan menghanguskan Gardu Ba Zinol yang berada tak jauh dari lokasi pembakaran.

Sampang, Liputan12.com — Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Manggis, Kabupaten Sampang, setelah api dari pembakaran pohon kurma kering merambat dan melalap bangunan yang dikenal warga sebagai Gardu Ba Zinol. Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan gardu mengalami kerusakan hingga hangus terbakar.

Kebakaran bermula ketika dilakukan pembersihan lahan di sekitar lokasi. Sisa pangkasan pohon kurma yang telah mengering dibakar dengan tujuan membersihkan area. Namun, kondisi material yang sangat mudah terbakar ditambah hembusan angin cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Kobaran api kemudian merambat ke arah Gardu Ba Zinol yang lokasinya tidak jauh dari titik pembakaran. Dalam waktu singkat, api menyambar bagian bangunan gardu hingga kobaran semakin membesar. Material bangunan yang mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat menghanguskan struktur dan sejumlah fasilitas di dalamnya.



Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan untuk melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran juga dihubungi untuk menangani kobaran api dan mencegah api merambat ke lingkungan sekitar.

Berkat upaya bersama antara warga dan petugas, kobaran api akhirnya berhasil dilokalisir dan dipadamkan. Api tidak sampai merambat lebih luas ke bangunan maupun lingkungan di sekitar lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Gardu Ba Zinol mengalami kerusakan berat hingga sebagian besar bangunannya hangus terbakar, sehingga menimbulkan kerugian material bagi warga yang biasa memanfaatkan lokasi tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran terbuka, khususnya terhadap daun, ranting, maupun pepohonan kering. Pembakaran sebaiknya dilakukan jauh dari permukiman, bangunan, fasilitas umum, serta dengan memperhatikan kondisi angin agar api tidak mudah merambat dan menimbulkan kebakaran.

Warga juga diimbau untuk tidak meninggalkan api dalam kondisi masih menyala dan memastikan bara benar-benar padam setelah kegiatan pembakaran selesai.


Penulis : Saladin 

×
Berita Terbaru Update