Pekanbaru, Liputan12.com — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri kegiatan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Manajerial dan Nonmanajerial di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Pekanbaru, tersebut menjadi bagian dari proses penataan dan penyegaran organisasi melalui pemberhentian dan pengangkatan pegawai dalam jabatan baru. Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada sejumlah Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Keputusan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau.
Dalam prosesi pelantikan, sejumlah pejabat yang memiliki keterkaitan dengan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan mendapatkan amanah baru, baik berupa penugasan di satuan kerja lain maupun penempatan untuk memperkuat jajaran Lapas Pasir Pangarayan.
Salah satunya adalah Veazanol Kosuma, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Kelas IIB Pasir Pangarayan. Dalam penugasan barunya, ia dipercaya menduduki jabatan sebagai Ka.KPLP Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Posisi Ka.KPLP Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan selanjutnya diemban oleh Freddy Rinadi Siregar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib pada Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi.
Sementara itu, Andi Sarhairi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, juga mendapatkan penugasan baru dalam rangkaian rotasi jabatan tersebut.
Di sisi lain, Kuaso, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib pada Lapas Kelas IIA Bangkinang, mendapat amanah untuk melanjutkan tugas di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.
Selain itu, Andika Syahputra turut dilantik dan dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Subseksi Keamanan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.
Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Setiap pergantian dan penempatan dalam jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian pejabat yang mendapatkan amanah di tempat tugas yang baru. Kepada pejabat yang melanjutkan tugas di Lapas Pasir Pangarayan, kami menyambut dengan baik dan berharap dapat bersama-sama membangun kinerja yang semakin solid, profesional, dan berintegritas,” ujar Efendi.
Menurutnya, pergantian personel juga harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarpersonel serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
“Yang terpenting adalah bagaimana setiap amanah jabatan dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Di mana pun ditempatkan, semangat pengabdian dan komitmen untuk memberikan kinerja terbaik harus tetap menjadi landasan dalam menjalankan tugas,” lanjutnya.
Dengan adanya rotasi dan penempatan pejabat baru tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Pergantian jabatan diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari penyegaran organisasi, tetapi juga mampu memperkuat soliditas jajaran, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta mendorong kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan.
Rotasi dan mutasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun organisasi pemasyarakatan yang adaptif, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik secara optimal sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing pejabat.
Editor: Alfitria

