- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

LSM Sahabat Imipas Gandeng Dewan Pendidikan Sampang, Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas

Senin, 31 Agustus 2026 | 8/31/2026 03:35:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-31T08:36:29Z
LSM Sahabat Imipas menggandeng Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan pergaulan bebas di SMAN 4 Sampang dan SMKN 1 Omben, sebagai langkah preventif membentengi pelajar dari ancaman yang dapat menghancurkan masa depan.


Sampang, Liputan12.com — Upaya mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas terus dilakukan melalui edukasi di lingkungan pendidikan. LSM Sahabat Imipas berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan pergaulan bebas kepada pelajar SMA Negeri 4 Sampang dan SMK Negeri 1 Omben, Sampang.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran pelajar agar mampu menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang positif serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat mengancam masa depan.


Pesan mengenai pentingnya menyelamatkan generasi muda dari narkoba juga menjadi perhatian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol. (Purn.) Agus Andrianto.



“Generasi muda Indonesia harus diselamatkan dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas,” pesannya.


Menurutnya, generasi muda jangan sampai terjerumus ke dalam persoalan hukum hingga akhirnya menghuni lembaga pemasyarakatan akibat penyalahgunaan narkoba maupun perilaku negatif yang berawal dari lingkungan pergaulan.


“Kita tidak ingin anak-anak muda Indonesia memenuhi penjara karena narkoba dan pergaulan bebas. Mereka seharusnya berada di sekolah, kampus, tempat kerja, membangun keluarga, berkarya dan menjadi generasi penerus bangsa,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat kegiatan tersebut.


Aksa Halatu: Jangan Pertaruhkan Masa Depan


Ketua LSM Sahabat Imipas, Aksa Halatu, menegaskan bahwa edukasi di lingkungan sekolah merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.


“Narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, keluarga dan masa depan. Kami ingin anak-anak muda memahami bahwa masa depan mereka terlalu berharga untuk dipertaruhkan dengan narkoba,” ujar Aksa.


Ia mengajak para pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba serta lebih selektif dalam memilih lingkungan pertemanan.


Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, pemerintah dan seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda.


Hasan Rohmad: Jangan Menunggu Anak Menjadi Korban


Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, Hasan Rohmad, mengapresiasi kolaborasi LSM Sahabat Imipas dalam memberikan edukasi kepada para pelajar.


Hasan menilai persoalan narkoba harus menjadi perhatian serius dunia pendidikan karena dampaknya dapat mengganggu bahkan menghancurkan masa depan peserta didik.


“Kita jangan menunggu anak-anak kita menjadi korban baru kemudian bergerak. Pencegahan harus dimulai sekarang. Pendidikan karakter harus menjadi benteng utama agar anak-anak memiliki ketahanan diri menghadapi berbagai pengaruh negatif,” kata Hasan.


Ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, moral, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab peserta didik.


“Anak-anak kita harus disiapkan menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan produktif. Jangan sampai usia muda mereka justru dihabiskan di balik jeruji besi karena salah memilih pergaulan dan terjerumus narkoba,” tegasnya.


Imamah J: Sekolah Harus Menjadi Benteng


Kepala SMK Negeri 1 Omben, Imamah J, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut.


Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas sangat penting agar siswa memiliki pengetahuan yang memadai sekaligus kesadaran untuk menjaga dirinya.


“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas. Harapannya mereka mampu memilih pergaulan yang sehat, menjaga diri dan fokus meraih prestasi,” ujarnya.


Jangan Sampai Masa Depan Berakhir di Balik Jeruji


Pesan utama yang dibawa dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya mencegah generasi muda kehilangan masa depan akibat narkoba dan pergaulan negatif.


Pelajar didorong untuk mengisi masa muda dengan pendidikan, kreativitas, olahraga, kegiatan sosial, kewirausahaan serta berbagai aktivitas positif yang dapat mengembangkan potensi diri.


Kolaborasi LSM Sahabat Imipas dan Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan edukasi dan pencegahan narkoba secara berkelanjutan di berbagai sekolah di Kabupaten Sampang.


Menyelamatkan satu anak dari narkoba berarti menyelamatkan satu masa depan. Menyelamatkan generasi muda berarti turut menjaga masa depan Indonesia.


“Selamatkan Generasi Muda Indonesia. Jauhi Narkoba, Hindari Pergaulan Bebas, Raih Prestasi dan Bangun Masa Depan.”



Eka Aristiya – Juni Artomo

×
Berita Terbaru Update