KEPULAUAN SULA, Liputan12.com - Minggu, 30/08/2026 FALABISAHAYA — Warga Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, mengeluhkan keberadaan serbuk kayu yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan kayu milik PT Mangole Timber Producers (MTP).
Keluhan tersebut disampaikan warga karena serbuk kayu disebut beterbangan dan mengganggu lingkungan sekitar, terutama ketika aktivitas produksi perusahaan berlangsung. Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan maupun instansi terkait.
Menurut sejumlah warga, keberadaan serbuk kayu dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perusahaan. Warga juga meminta agar dilakukan pemeriksaan terhadap sumber serbuk kayu serta sistem pengendalian debu dan limbah dari kegiatan produksi.
“Kami berharap perusahaan memperhatikan keluhan masyarakat. Jangan sampai aktivitas perusahaan mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga yang tinggal di sekitar lokasi,” ungkap salah seorang warga.
PT MTP sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan hasil hutan tanaman dan kegiatan manufaktur kayu di wilayah Kepulauan Sula dan Kepulauan Taliabu. Dalam informasi resminya, perusahaan menyatakan memiliki komitmen terhadap perlindungan lingkungan, pengelolaan limbah secara aman, serta keterlibatan masyarakat dan pengelolaan keluhan.
Keluhan terkait aktivitas PT MTP sebelumnya juga pernah menjadi perhatian publik. Pada Juli 2026, terjadi kebakaran di area perusahaan yang digunakan untuk menyimpan stok kayu sebagai bahan bakar boiler.
Warga berharap pemerintah daerah, khususnya instansi yang membidangi lingkungan hidup, dapat turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah serbuk kayu tersebut telah dikelola sesuai ketentuan dan apakah terdapat dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Masyarakat juga meminta pihak PT MTP memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sumber serbuk kayu, sistem pengendalian debu, serta langkah yang dilakukan perusahaan untuk mencegah gangguan terhadap warga.
Red by. Rizal

