- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

DPD KNPI Lamongan Gelar Muscam Kalitengah, Perkuat Kolaborasi Pemuda Menjawab Persoalan Generasi Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 | 8/20/2026 10:59:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-20T15:59:44Z
DPD KNPI Kabupaten Lamongan menggelar Muscam keempat di Kecamatan Kalitengah sebagai bagian dari agenda konsolidasi di 27 kecamatan untuk memperkuat peran pemuda dalam menjawab persoalan generasi muda.

Lamongan, Liputan12.com — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Lamongan menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI di Kecamatan Kalitengah, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Kalitengah tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi kepemudaan sekaligus upaya memperkuat struktur KNPI hingga tingkat kecamatan.

Muscam Kalitengah merupakan musyawarah tingkat kecamatan keempat yang dilaksanakan DPD KNPI Kabupaten Lamongan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Turi, Sambeng, dan Pucuk. Secara keseluruhan, agenda Muscam tersebut akan digelar di 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan.


Kegiatan dihadiri jajaran pengurus KNPI, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), serta unsur pemuda setempat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan tahapan persidangan sesuai mekanisme organisasi, termasuk proses pemilihan Ketua DPK KNPI Kecamatan Kalitengah untuk periode kepengurusan berikutnya.

Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Lamongan, H. Zuli Kasmawanto, S.IP., M.IP., mengatakan Muscam merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus menghidupkan kembali gerakan kepemudaan KNPI di tingkat kecamatan.

“Muscam ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperkuat struktur dan menghidupkan kembali gerakan KNPI sampai tingkat kecamatan. Kami ingin setiap pengurus kecamatan benar-benar hadir, bergerak, dan memberikan manfaat nyata bagi pemuda maupun masyarakat,” ujar Zuli kepada media.

Menurutnya, KNPI di tingkat kecamatan harus mampu menjadi rumah bersama bagi berbagai organisasi kepemudaan. Perbedaan latar belakang maupun organisasi, kata dia, tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kolaborasi dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.

“Perbedaan latar belakang organisasi tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kolaborasi dalam menjawab persoalan generasi muda,” tegasnya.

Zuli yang juga Ketua APDESI Merah Putih tersebut menjelaskan, tahapan Muscam Kalitengah telah diawali dengan pembukaan dan selanjutnya memasuki persidangan untuk menjalankan mekanisme organisasi, termasuk proses pemilihan Ketua KNPI Kecamatan Kalitengah.

Ia menyebut, sebagian besar pelaksanaan Muscam KNPI di Kabupaten Lamongan berlangsung secara aklamasi. Hal tersebut, menurutnya, merupakan hasil dari proses dan tahapan organisasi yang mengedepankan musyawarah mufakat antarkandidat serta kesepakatan seluruh pihak yang terlibat.

“Kalau secara umum, sebagian besar musyawarah di Kabupaten Lamongan dilaksanakan secara aklamasi. Sekitar 85 persen itu aklamasi, karena memang ada tahapan-tahapan yang ditempuh melalui musyawarah mufakat para calon dan disetujui bersama,” jelasnya.

Dalam Muscam KNPI Kecamatan Kalitengah kali ini terdapat dua calon ketua. Keduanya dinilai sebagai putra-putri terbaik Kecamatan Kalitengah yang diharapkan mampu bersatu setelah proses musyawarah selesai dan bersama-sama membangun potensi kepemudaan di wilayah tersebut.

“Keduanya adalah putra-putri terbaik Kalitengah. Kita doakan bersama, siapa pun yang terpilih nanti adalah yang terbaik dan setelah ini bisa bersatu serta berjalan bersama,” katanya.

Terkait jumlah OKP, Zuli menjelaskan bahwa data organisasi kepemudaan yang ada di tingkat kecamatan diperoleh melalui proses sensus dan pendataan yang dilakukan DPD KNPI Kabupaten Lamongan berdasarkan usulan masing-masing OKP yang terdaftar dan aktif.

Ia juga menegaskan dukungan KNPI terhadap rencana pemekaran wilayah di Kabupaten Lamongan. Menurutnya, proses pemekaran harus dibarengi dengan penguatan persatuan pemuda serta kemampuan menjaga keamanan, ketenteraman, dan kondusivitas wilayah.

“Pemekaran harus dibarengi dengan persatuan pemuda serta kemampuan menjaga kondusivitas keamanan dan ketenteraman wilayah. Hal itu menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian pemekaran daerah,” ujarnya.

Dengan digelarnya Muscam secara bertahap di seluruh kecamatan, DPD KNPI Kabupaten Lamongan berharap struktur organisasi di tingkat bawah semakin kuat dan mampu menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai elemen pemuda.

Muscam Kalitengah dijadwalkan berlangsung hingga seluruh agenda persidangan selesai dan menghasilkan keputusan organisasi berdasarkan mekanisme serta musyawarah mufakat.


(Ther)

×
Berita Terbaru Update