Lamongan, Liputan12.com – Bertepatan dengan bulan suro yang menjadi momentum penting bagi masyarakat Jawa, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan kembali menunjukkan dedikasi dalam bidang kemanusiaan dengan meraih penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lamongan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan kontribusi besar organisasi pencak silat tersebut dalam menggerakkan kegiatan donor darah sukarela bagi masyarakat.
Penyerahan penghargaan dilakukan dalam rangkaian acara Gathering Penggerak Donor Darah Sukarela PMI Kabupaten Lamongan yang berlangsung selama dua hari berturut-turut, Sabtu hingga Minggu (11–12 Juli 2026), bertempat di Hotel Horison, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memberikan apresiasi, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat kerja sama antar koordinator dan penggerak donor darah yang selama ini telah berperan krusial dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Lamongan.
Rangkaian acara dimulai dengan gala dinner yang diisi dengan sesi berbagi pengalaman antar peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi penyerahan penghargaan kepada sejumlah individu dan organisasi penggerak donor darah yang telah menunjukkan prestasi luar biasa. Penghargaan khusus untuk PSHT Cabang Lamongan disampaikan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Lamongan melalui Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Lamongan, dr. Abdur Rahman, Sp.PD., FINASIM., M.EK., yang dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi nyata yang diberikan oleh organisasi tersebut.
"Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi yang tulus atas kontribusi nyata PSHT Cabang Lamongan yang tidak pernah lelah mengajak anggotanya maupun masyarakat luas untuk aktif mendonorkan darah secara sukarela. Gerakan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama yang sangat berarti bagi kelangsungan hidup banyak orang yang membutuhkan transfusi darah," ujar dr. Abdur Rahman saat menyerahkan penghargaan.
Kang Mas Kamsam Zubairi, Sekretaris PSHT Cabang Lamongan, yang mewakili organisasi dalam menerima penghargaan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya menjadi prestasi bagi PSHT Cabang Lamongan, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi seluruh warga PSHT untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
"Lebih dari sekadar penghargaan, ini menjadi bukti bahwa PSHT tidak hanya fokus pada pembinaan anggotanya dalam bidang pencak silat dan pembentukan budi pekerti luhur, tetapi juga memiliki komitmen yang kuat untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai aksi sosial. Gerakan donor darah sukarela adalah salah satu bentuk kontribusi kami yang kami harapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas," ungkap Kang Mas Kamsam pada Minggu (13/7/2026).
Setelah prosesi penyerahan penghargaan selesai, kegiatan gathering berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban dan keceriaan melalui berbagai permainan seru (fun games) yang dirancang khusus untuk memperkuat rasa kebersamaan dan sinergi antar peserta dari berbagai penggerak donor darah di Kabupaten Lamongan. Aktivitas ini menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk saling mengenal lebih dekat dan berbagi ide dalam mengembangkan gerakan donor darah ke depannya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan kegiatan wisata alam berupa rafting atau arung jeram di kawasan wisata Batu, Malang. Aktivitas luar ruang ini tidak hanya menjadi sarana untuk menyegarkan semangat para peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian acara, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kekompakan dan kerja sama tim yang lebih erat antar penggerak donor darah.
Melalui pelaksanaan kegiatan gathering ini, PMI Kabupaten Lamongan menyampaikan harapan agar kolaborasi bersama PSHT Cabang Lamongan dan seluruh penggerak donor darah sukarela dapat terus diperkuat dan diperluas. Tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan darah yang cukup dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat maupun untuk keperluan medis rutin.
Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh seluruh peserta dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan budaya donor darah sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, setiap individu dapat berkontribusi dalam menyelamatkan nyawa orang lain melalui tindakan kecil namun sangat berarti ini.
(Ther)

