- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Rela Ijin Kerja Setengah Hari, Barisan Ayah Antarkan Anak ke MPLS SDN Bugel Lamongan

Senin, 13 Juli 2026 | 7/13/2026 11:46:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T16:46:50Z

Lamongan, Liputan12.com – Mayoritas siswa baru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bugel, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, mendapatkan perhatian khusus dari orang tua mereka pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung pada Senin (13/7/2026). Banyak ayah yang rela mengambil izin kerja setengah hari untuk mengantar anak-anaknya, sebagai bagian dari gerakan "Ayah Mengantar Anak ke Sekolah" yang digagas pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.

Suasana haru sekaligus penuh kegembiraan pun mewarnai setiap sudut sekolah pada hari pertama pembukaan tahun ajaran baru. Banyak siswa terlihat sangat antusias memasuki lingkungan sekolah yang baru, dengan wajah ceria mereka berjalan menyusuri koridor sekolah dan mulai berkenalan dengan teman-teman baru dari berbagai desa sekitar. Namun, tak sedikit pula anak-anak yang masih menunjukkan rasa malu dan enggan berpisah dengan orang tua mereka, terutama bagi mereka yang pertama kali memasuki dunia pendidikan formal.

Di sisi lain, para guru dan staf sekolah menyambut kedatangan para siswa baru dengan sangat ramah dan hangat. Mereka dengan sabar mengarahkan setiap anak menuju ruang kelas masing-masing, sekaligus memberikan semangat agar mereka dapat dengan cepat beradaptasi dan menikmati proses pembelajaran selama kegiatan MPLS berlangsung.

Sukadi SH, salah seorang wali murid yang mengantar anaknya ke sekolah, mengaku telah menyiapkan segala keperluan anak jauh sebelum hari pertama sekolah tiba. Menurutnya, anaknya telah menunjukkan antusiasme yang luar biasa dan tidak sabar untuk memulai petualangan baru di dunia pendidikan.

"Alhamdulillah, dari semalam anak saya sudah tidak sabar mau sekolah. Semua perlengkapan seperti seragam, tas, sepatu sampai alat tulis sudah kami siapkan jauh-jauh hari agar tidak ada yang terlewatkan. Tadi pagi dia bahkan bangun lebih awal dari biasanya karena memang sudah semangat sekali ingin bertemu teman-teman baru dan gurunya," ujar Sukadi pada Senin (13/7/2026).

Menurut Sukadi, mayoritas orang tua murid di SDN Bugel merasa sangat antusias dan senang saat dapat mengantar anak-anak mereka pada hari pertama sekolah. Ia menilai bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya untuk memberikan rasa aman pada anak-anak, tetapi juga untuk membangun rasa percaya diri mereka serta menjadi momen berharga untuk menjalin komunikasi yang baik dengan para guru dan pihak sekolah.

"Kehadiran orang tua di hari pertama sekolah sangat membantu menghilangkan rasa takut anak saat harus beradaptasi dengan lingkungan baru dan teman-teman yang belum dikenal. Banyak orang tua, khususnya para ayah, menganggap bahwa mengantar anak ke sekolah adalah bentuk dukungan langsung dan bukti cinta yang tulus terhadap tumbuh kembang buah hati mereka," tambahnya.

Banyak ayah yang meluangkan waktu dari kesibukan kerja untuk mengantar anak-anak mereka mengaku bahwa hal ini merupakan bentuk cinta dan dukungan yang nyata agar anak merasa nyaman dan tenang saat memulai tahun ajaran baru. Tak hanya sampai di gerbang sekolah, para orang tua juga mendapatkan kesempatan berharga untuk bertemu langsung dengan wali kelas masing-masing, berkomunikasi mengenai harapan dan kekhawatiran mereka, serta memahami metode pembelajaran dan aturan-aturan yang berlaku di sekolah.

"Kita tidak hanya sekadar mengantar sampai pintu gerbang sekolah, tetapi juga punya kesempatan untuk bertemu dengan wali kelas, mengetahui bagaimana metode belajar yang akan diterapkan, serta memahami semua aturan sekolah. Ini sangat membantu kita sebagai orang tua untuk dapat mendukung pendidikan anak-anak dengan lebih baik," pungkas Sukadi.

 

(ther)

×
Berita Terbaru Update