Tanjung Raja, Liputan12.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru di SMA Negeri 3 Tanjung Raja resmi ditutup. Acara penutupan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Ilir yang sekaligus memberikan penyuluhan mendalam mengenai bahaya narkoba serta jenis-jenisnya kepada seluruh peserta didik baru.
Kepala SMA Negeri 3 Tanjung Raja, Sutarno S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan besarnya agar seluruh siswa baru dapat beradaptasi dengan baik, berprestasi, dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang melanggar aturan maupun merusak masa depan.
Pada sesi pemaparan materi, Kepala BNN Ogan Ilir menjabarkan secara rinci mengenai dampak buruk narkoba bagi kesehatan fisik, mental, hingga masa depan pelakunya. Ia mengingatkan bahwa narkoba bukan hanya merusak tubuh, melainkan juga dapat merenggut masa depan, merusak nama baik keluarga, serta menjerumuskan ke dalam jerat hukum.
Selain itu, petugas BNN juga memaparkan berbagai jenis narkoba yang saat ini beredar dan sering menyasar kalangan remaja, mulai dari jenis yang sudah dikenal luas hingga jenis-jenis baru yang bentuknya menyerupai makanan atau minuman. Ia mengajak seluruh siswa untuk berani berkata tidak pada narkoba, menjauhi pergaulan bebas, dan melaporkan apabila mengetahui ada teman atau orang yang mencoba menawarkan barang terlarang tersebut.
Suasana acara semakin meriah dengan penampilan pagelaran seni yang ditampilkan oleh anggota Ekstrakurikuler Pramuka. Berbagai atraksi dan penampilan yang ditampilkan tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan kedisiplinan, kreativitas, dan semangat kebersamaan yang dimiliki para siswa SMAN 3 Tanjung Raja.
Kegiatan penutupan ini berakhir dengan harapan agar seluruh siswa baru SMA Negeri 3 Tanjung Raja dapat mengawali masa sekolahnya dengan langkah yang benar, bersih dari segala perbuatan negatif, dan bertekad meraih cita-cita setinggi langit.