Sampang, Liputan12.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS SEDARAH Kabupaten Sampang akan menggelar audiensi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang pada Selasa, 4 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB, di Kantor DLH Kabupaten Sampang.
Audiensi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap persoalan sampah liar yang dinilai masih menjadi permasalahan serius di sejumlah wilayah, khususnya kawasan Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Sampang.
Ketua DPC MADAS SEDARAH Kabupaten Sampang menyampaikan bahwa pihaknya menerima berbagai aspirasi masyarakat mengenai masih banyaknya titik pembuangan sampah liar yang belum tertangani secara maksimal. Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian di antaranya Kecamatan Banyuates, Ketapang, Sokobanah, dan Robatal.
"Sampah hari ini, masalah besar esok hari. Persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele karena berdampak pada kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta kenyamanan ruang publik. Melalui audiensi ini, kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mendorong hadirnya solusi yang nyata," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, DPC MADAS SEDARAH akan menyampaikan tiga poin utama, yakni menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait penanganan sampah liar, mendorong langkah-langkah konkret dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, serta membangun sinergi antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sampang demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
DPC MADAS SEDARAH berharap audiensi ini menjadi langkah awal lahirnya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sampah, khususnya di wilayah Pantura.
Dengan mengusung moto "Bersatu | Berbudaya | Bermanfaat", DPC MADAS SEDARAH Sampang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan di bidang lingkungan hidup serta mendukung setiap upaya yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Pimred : Sonhaji
