Sampang, Liputan12.com -- Memasuki musim kemarau, aktivitas menerbangkan layangan semakin marak dilakukan oleh warga Kabupaten Sampang, terutama anak-anak dan pemuda. Namun, kebiasaan yang awalnya menjadi hiburan kini menimbulkan risiko serius bagi keamanan lalu lintas, khususnya di ruas Jalan Raya Desa Daleman, Dusun Laeran, Kecamatan Kedungdung.
Sebuah insiden yang hampir menimbulkan kecelakaan melaporkan terjadi pada hari Rabu (24/06/2026) sekitar pukul 12.10 WIB. Seorang pengendara sepeda motor yang sedang melaju dari arah Kedungdung menuju Sampang hampir mengalami kecelakaan setelah terhalang oleh benang layangan yang berserakan dan melintang melintasi badan jalan raya. Beruntung pengendara berhasil mengerem kendaraannya secara mendadak sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan parah pada kendaraan.
"Dengan segera saya tarik tuas rem, jika tidak bisa jadi insiden yang lebih parah. Benang layangan itu sangat halus sehingga sulit terlihat dari kejauhan," ujar pengendara yang enggan disebutkan namanya.
Hasil pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa banyak sisa benang layangan yang terlepas atau dipotong dibiarkan begitu saja di berbagai titik. Beberapa bagian benang terlihat tersangkut di pagar pinggir jalan, melintang di atas permukaan jalan, bahkan beberapa titik tersangkut erat pada kabel listrik dan tiang distribusi daya yang berada di sepanjang jalan raya.
Benang layangan yang umumnya terbuat dari bahan sintetis memiliki sifat yang halus namun sangat kuat, menjadikannya sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Bagi pengendara motor, risiko yang ditimbulkan sangat serius – benang bisa menyebabkan luka sayatan yang dalam pada leher, tangan, atau bagian tubuh lainnya, bahkan dapat mengikat roda kendaraan sehingga menyebabkan kendaraan terbalik atau terjatuh.
Imbauan Tegas dari Pihak Terkait
Pihak kepolisian Kecamatan Kedungdung bersama tokoh masyarakat setempat mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat terkait aktivitas bermain layangan di sekitar jalan raya:
✅ Bagi para pengendara
Harap selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperlambat laju kendaraan saat melintasi ruas Jalan Raya Desa Daleman, khususnya di wilayah Dusun Laeran dan sekitarnya. Perhatikan secara seksama kondisi jalan serta kemungkinan adanya benda asing yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.
✅ Bagi mereka yang bermain layangan
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, dilarang keras menerbangkan layangan di dekat jalan raya, jaringan listrik, atau area yang menjadi jalur penerbangan bagi pesawat udara kecil. Selain itu, setiap sisa benang dan tali layangan yang terputus atau tidak terpakai wajib dibersihkan dan dibawa pulang, tidak boleh dibiarkan berserakan di jalan atau sekitar area permainan.
"Kesenangan bermain layangan tidak boleh menjadi sumber bahaya bagi orang lain. Kita harus bisa menikmati aktivitas tersebut dengan tetap memperhatikan keamanan diri dan orang sekitar," ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Daleman.
Masyarakat diharapkan saling mengingatkan dan menjaga agar lingkungan tetap aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan. Keamanan dan ketertiban bersama adalah tanggung jawab kita semua, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya ancaman bahaya yang tidak perlu.
@gusmandie



