- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Perkuat Transparansi, Media Center Sampang dan Dinkes KB Sepakat Jalin Kemitraan Kritis

Jumat, 19 Juni 2026 | 6/19/2026 07:07:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-19T12:07:18Z

SAMPANGLiputan12.com – Media Center Sampang (MCS) kembali melanjutkan safari audiensinya dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang. Setelah menyambangi Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Diskominfo, kini giliran Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang yang menjadi mitra diskusi pada Kamis (18/06/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Aula Dinkes KB ini menjadi ruang dialektika untuk membedah implementasi program kerja, mutu pelayanan kesehatan, serta arah pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Sampang.

Ketua MCS, Fathor Rahman, S.Sos., menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya membawa visi besar sebagai pusat informasi yang terpercaya dan mencerdaskan. Sebagai wadah yang mengintegrasikan peran jurnalis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), MCS berkomitmen menjaga idealisme profesional di atas kepentingan apa pun.




"Kami membuka ruang sinergi seluas-luasnya dengan seluruh OPD, termasuk Dinkes KB. Namun, sinergi ini tidak akan pernah mengesampingkan idealisme dan profesionalisme kami," ujar pria yang akrab disapa Mamang tersebut.

Mantan Ketua PWI Sampang dua periode ini merinci pembagian peran yang diusung oleh MCS. Menurutnya, wartawan yang mayoritas dalam keanggotaannya bertindak sebagai corong informasi publik, mengedukasi kebijakan, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial lewat investigasi dan kritik konstruktif.

MCS juga siap mempublikasikan capaian kinerja dinas secara objektif serta menghormati hak jawab jika terjadi kekeliruan data di lapangan.

Sementara peran LSM sebagaimana dijabat Sekretaris MCS Yevie Dridaryanto, SE bersama segenap LSM lainnya, akan menjadi mitra kritis yang menyuarakan aspirasi warga, khususnya terkait pelayanan publik yang dinilai kurang optimal, melalui keterlibatan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta dialog kebijakan berbasis data.

Mamang berharap, Dinkes KB Sampang dapat terus mengedepankan asas keterbukaan informasi publik, responsif terhadap kritik, serta menyediakan data yang akurat demi perbaikan program ke depan.

"Wartawan di MCS wajib bekerja patuh pada Kode Etik Jurnalistik, dan LSM bergerak sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta regulasi undang-undang yang berlaku," tegas Penasehat PWI Sampang tersebut.

Kehadiran pengurus MCS disambut hangat oleh Plt. Kepala Dinkes KB Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini. Ia mengapresiasi semangat konstruktif yang dibawa oleh MCS untuk mendorong kemajuan daerah.

dr. Lusi juga blak-blakan mengenai pandangan miring yang kerap dialamatkan kepada profesi wartawan dan LSM di lapangan. Menurutnya, kehadiran MCS menjadi pembuktian terbalik terhadap stigma tersebut.

"Kami menyadari ada kesan negatif di tengah masyarakat mengenai oknum wartawan atau LSM. Namun, melalui MCS, kami melihat potret sebaliknya. Kami memandang mitra seperti ini sangat penting untuk mengawal percepatan pembangunan, baik dari sisi administrasi pelayanan maupun fisik sarana prasarana kesehatan," ungkap dr. Lusi.

Menunjukkan keseriusannya dalam menyerap masukan publik, Plt. Kadis Kesehatan didampingi oleh jajaran pejabat teras Dinkes KB Sampang, antara lain dr. Titin Hamidah, M.Kes. (Sekretaris Dinkes), Agus Mulyadi, SKM., M.Kes. selaku Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Zahruddin, S.Kep., NS., M.Kes. (Kabid Dalduk dan KB), Samsul Hidayat, S.Kep., MM. (Kabid P2), Sarifah, S.ST., M.MKes. (Kabid Yankes dan SDK), serta Kepala Tim Farmasi dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Nuvitasari.

Melalui audiensi berkala ini, kedua belah pihak berharap roda pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

 

(MCS)

×
Berita Terbaru Update