- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Biaya Perlengkapan Capai Rp2,5 Juta di SMPN 1 Indralaya, Dinas Pendidikan Langsung Kirim Surat Permintaan Keterangan

Rabu, 24 Juni 2026 | 6/24/2026 12:21:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-24T05:22:04Z
INDRALAYA, Liputan12.com,- 24 Juni 2026 – Keluhan orang tua siswa baru terkait besaran biaya perlengkapan sekolah di SMP Negeri 1 Indralaya yang mencapai hampir Rp2,5 juta kini mendapatkan tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir. Sejumlah wali murid mengaku terberat dengan ketentuan tersebut di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit.
 
Berdasarkan laporan yang diterima, setelah dinyatakan diterima melalui jalur seleksi, orang tua diminta menyiapkan biaya paket perlengkapan berkisar Rp2,4 juta untuk siswa laki-laki dan Rp2,5 juta untuk siswa perempuan. Angka itu pun belum mencakup seragam utama, sepatu, tas, serta alat tulis yang harus dibeli secara terpisah. Biaya tersebut dibayarkan baik secara tunai maupun melalui rekening yang ditunjuk sekolah.
 
Paket yang disediakan meliputi almamater, baju batik, pakaian muslim, dasi, ikat pinggang, kaos kaki, atribut sekolah, jilbab, rompi, hingga pakaian olahraga. Besarnya nilai yang dipatok membuat banyak pihak mempertanyakan kesesuaian harga serta keterbukaan pengadaannya, terlebih jika dibandingkan harga pasaran umum yang biasanya berkisar di angka Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta.
 
Merespons isu yang menyebar luas di masyarakat ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan pernyataan resmi:
 
“Dinas Pendidikan telah mengirimkan surat kepada Kepala SMP Negeri 1 Indralaya, guna meminta penjelasan dan klarifikasi secara tertulis terkait pemberitaan yang beredar mengenai biaya perlengkapan siswa baru tersebut. Kami meminta rincian yang jelas mengenai dasar penetapan harga, daftar barang, serta mekanisme pelaksanaannya agar dapat kami teliti.”
 
Dijelaskan pula, pihaknya akan membuka informasi seluas-luasnya kepada masyarakat setelah menerima jawaban dan penjelasan resmi dari sekolah.
 
“Nantinya setelah kami mendapatkan penjelasan lengkap dan melakukan verifikasi, Dinas akan menyampaikan informasi secara terbuka kepada seluruh masyarakat. Hal ini kami lakukan untuk memastikan tidak ada pembebanan yang melanggar aturan, serta menjamin pelayanan pendidikan yang adil, transparan, dan tidak memberatkan warga,” tegasnya.
 
Sementara itu, para orang tua berharap hasil penelusuran ini dapat memberikan keadilan, serta memberikan ruang bagi mereka untuk memilih membeli perlengkapan sendiri di luar sekolah jika diinginkan. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang disampaikan oleh pihak SMP Negeri 1 Indralaya terkait hal tersebut.(Ard)
×
Berita Terbaru Update