![]() |
| Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Gelar Aksi, Polisi Siapkan Tim Negosiator dan Sinergi dengan Berbagai Pihak |
PATI, Liputan12.com – Pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar di Kabupaten Pati pada hari Rabu (13/05/2026) pukul 13.00 WIB di halaman Mapolrestabes Pati dipastikan dilakukan dengan pendekatan yang berbeda dan lebih humanis. Kapolrestabes Pati, Jaka Wahyudi, menegaskan bahwa seluruh personel yang diterjunkan wajib mengedepankan sikap humanis dan profesional dalam mengawal demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Penegasan penting ini disampaikan langsung saat apel kesiapan pengamanan di halaman Polresta Pati. Dalam arahannya, Kapolresta Pati menekankan bahwa tugas pengamanan aksi unjuk rasa bukan sekadar kewajiban operasional, tetapi juga bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai.
"Pengamanan harus dilakukan secara humanis. Kita harus melayani saudara-saudara kita dengan baik, jangan ada tindakan emosional apalagi over acting yang justru bisa memperburuk situasi dan menurunkan citra institusi Polri di mata masyarakat," tegasnya.
Dalam pola pengamanan kali ini, seluruh personel yang bertugas dipastikan tidak membawa senjata api maupun alat berbahaya lainnya. Kebijakan ini diambil secara sengaja untuk menghindari potensi gesekan di lapangan sekaligus menciptakan suasana yang lebih kondusif dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat.
Kapolresta Pati menegaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi prioritas utama dalam menghadapi massa aksi dari AMPB. "Tidak ada yang membawa senjata api. Kita mengedepankan komunikasi yang baik, pendekatan yang profesional dan humanis demi terwujudnya keamanan bersama," ujarnya.
Sebelum diterjunkan ke lokasi aksi, seluruh anggota yang bertugas menjalani pemeriksaan ketat mulai dari kelengkapan perlengkapan operasional, sikap dan tampang yang sesuai dengan standar, hingga memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa saat bertugas mengamankan aksi demonstrasi.
Untuk antisipasi berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi, pengamanan tidak hanya melibatkan personel internal Polrestabes Pati. Pihaknya juga mendapatkan bantuan dari Polda Jawa Tengah melalui Satuan Brimob, serta Bantuan Operasional Khusus (BKO) dari Polres sekitar seperti Polres Grobogan dan Polres Kudus yang turut mendukung pengamanan di lapangan.
Selain itu, telah dilakukan sinergi yang erat dengan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pihak eksternal lainnya guna memperkuat sistem pengamanan dan memastikan seluruh aspek keamanan tercakup dengan baik.
"Tim negosiator sudah kami siapkan sebagai garda depan untuk melakukan komunikasi langsung dengan pengurus massa aksi. Sementara satuan Dalmas akan mengedepankan pendekatan persuasif jika terjadi peningkatan eskalasi situasi. Hanya jika ketegangan meningkat dan diperlukan dukungan tambahan, kami akan menurunkan pasukan Dalmas dan dukungan dari Brimob. Semua sudah disiapkan sesuai tahapan yang telah ditetapkan," jelas Kapolresta Pati.
Pengamanan akan difokuskan pada titik-titik strategis yang akan dilalui oleh massa aksi, mengingat jalur yang akan ditempuh berdekatan dengan kawasan sekolah serta pusat kota Pati. Kapolresta Pati meminta seluruh personel untuk memastikan bahwa aktivitas warga masyarakat tetap berjalan lancar dan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah sekitar tidak mengalami gangguan.
"Kita menjaga agar masyarakat tetap merasa nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jangan sampai aktivitas warga yang lain terganggu akibat pelaksanaan aksi demo. Ini menjadi bagian penting dari tugas kita dalam menjaga ketertiban umum," tegasnya.
Dalam kesimpulan arahannya, Kapolresta Pati berharap seluruh rangkaian aksi unjuk rasa dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya konflik apapun. "Polri hadir bukan hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di tengah dinamika aspirasi publik. Polisi berkewajiban mengamankan dan mengawal masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka dalam suasana yang aman dan kondusif," pungkasnya.
Penulis : Gun/HMS
