- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Polantas Menyapa: Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lewat Program Apresiasi di Banjarmasin

Sabtu, 28 Februari 2026 | 2/28/2026 12:01:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-28T05:01:32Z

Banjarmasin, Liputan12.com – Dalam rangka menciptakan budaya tertib administrasi kendaraan bermotor yang berkelanjutan dan berkesinambungan, jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan kembali melaksanakan program inovatif bertajuk “Polantas Menyapa”. Program ini hadir sebagai langkah strategis untuk mempererat komunikasi yang bersifat humanis, edukatif, sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kesadaran tinggi dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Pada Kamis, 27 Februari 2026, di Kantor Samsat Banjarmasin yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani KM 5,5, Banjarmasin Timur, Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Kalsel menggelar kegiatan istimewa. Dipimpin langsung oleh Paur STNK, AKP Vera, kegiatan ini tidak sekadar acara seremonial, tetapi lebih dari itu, menjadi sebuah momentum penting dalam membangun budaya kepatuhan pajak yang berkarakter positif dan humanis. Melalui pendekatan langsung dan personal, mereka memberikan apresiasi kepada warga masyarakat yang secara konsisten membayar kewajiban pajak kendaraannya secara disiplin dan tepat waktu.

Menurut AKP Vera, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor bukan hanya bentuk kontribusi terhadap pendapatan daerah, tetapi juga sebagai indikator dari tingkat kesadaran kolektif dalam mendukung pembangunan Indonesia yang progresif. Dana dari pajak kendaraan ini nantinya akan digunakan untuk sejumlah program pembangunan infrastruktur vital, peningkatan kualitas layanan publik, serta program-program sosial dan ekonomi yang dirancang untuk kesejahteraan masyarakat secara luas.

“Polantas Menyapa” tidak hanya berfungsi sebagai ajang apresiasi, tetapi juga sebagai media edukasi yang mengajak masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya peran pajak dalam pembangunan nasional dan daerah. Melalui dialog langsung, simpati dan empati dari aparat kepolisian, warga diberikan motivasi untuk terus patuh membayar pajak kendaraan secara rutin. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab kolektif dalam menjaga ketertiban administrasi kendaraan bermotor sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan kesadaran akan peran aktif setiap warga dalam pembangunan bangsa.

Selain memberikan penghargaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi Polri dalam memperkuat citra sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran petugas di lingkungan Samsat secara langsung tidak hanya untuk menjalankan fungsi penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi lebih menitikberatkan pada pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis. Pendekatan ini diyakini mampu menumbuhkan rasa kepercayaan dan kedekatan antara polisi dan masyarakat, serta mempercepat peningkatan kedisiplinan secara sukarela.

Lebih jauh, AKP Vera menambahkan bahwa dengan mengedepankan kultur positif ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif bahwa tertib administrasi kendaraan bukan hanya kewajiban hukum, melainkan menjadi bagian integral dari kepedulian terhadap kemajuan daerah dan negara. Melalui sinergi yang harmonis, upaya menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta penuh disiplin menjadi lebih mudah diwujudkan.

Program “Polantas Menyapa” ini secara konsisten memperlihatkan bahwa peran polisi dalam membangun budaya tertib administrasi kendaraan bermotor tidak berhenti pada tindakan tegas semata, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam membangun bangsa yang maju dan sejahtera. Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain di seluruh Indonesia dalam mengintegrasikan pendekatan humanis dan edukatif sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik yang efektif dan berkarakter.

Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini tidak hanya memperkuat citra positif Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat, tetapi juga menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk ikut aktif dan bertanggung jawab terhadap pembangunan bangsa. Kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor harus dipandang sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan makmur.


(Edo)

×
Berita Terbaru Update