-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

"Jangan Sampai Ada Korban!" Jalan Poros Sokobanah Ambles Parah, Komisi I DPRD Sampang Gebrak Meja, Minta BPBD Jangan Lambat Bertindak!

Sabtu, 17 Januari 2026 | 1/17/2026 09:27:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-17T14:27:53Z

 



Sokobanah, Sampang - Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan kembali menghantui warga Kabupaten Sampang, khususnya di Kecamatan Sokobanah. Jalan poros kabupaten yang menjadi urat nadi perekonomian dan akses vital masyarakat di Dusun Bandan, Desa Bira Tengah, dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat ambles dan terbelah. Akibatnya, lalu lintas terganggu, aktivitas warga terhambat, dan keselamatan pengguna jalan terancam serius.

 

Tim Liputan telah melakukan pantauan langsung di lokasi kejadian dan menemukan fakta yang mengkhawatirkan. Badan jalan terlihat terbelah dengan retakan menganga yang memanjang, membentuk gundukan material aspal dan batuan yang berserakan di tengah jalur. Kondisi ini membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas sama sekali, sementara pengendara sepeda motor harus berjuang ekstra keras untuk melintas secara bergantian dengan risiko tergelincir yang sangat tinggi.

 

Kondisi jalan yang ambles dan terbelah ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran yang mendalam di kalangan masyarakat setempat. Mereka khawatir jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan akan semakin parah dan berpotensi memutus total akses antar wilayah. Apalagi, saat ini musim hujan masih berlangsung dan dikhawatirkan akan memperparah kondisi jalan yang sudah labil.

 

Menanggapi kondisi darurat ini, Muhammad Salim, politisi vokal dari Partai NasDem yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sampang, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. Dengan nada tegas, ia mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan cepat sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

"Saya sangat prihatin dengan kondisi jalan poros di Sokobanah ini. Ini adalah akses vital bagi masyarakat, dan kondisinya sudah sangat membahayakan. Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin akan ada korban jiwa. Saya mendesak BPBD Sampang untuk segera turun tangan dan jangan menunggu sampai ada korban baru bertindak!" seru Muhammad Salim dengan nada geram pada hari Sabtu (17/01/2026).

 

Muhammad Salim menekankan bahwa jalan poros tersebut merupakan akses vital bagi warga untuk menjalankan aktivitas ekonomi, menempuh pendidikan, dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Jika akses jalan terputus, maka seluruh aktivitas masyarakat akan terganggu dan berpotensi menimbulkan kerugian yang besar.

 

Oleh karena itu, Muhammad Salim mendesak BPBD Sampang untuk segera melakukan langkah-langkah darurat, minimal dengan memasang pengamanan, rambu peringatan, serta melakukan penanganan sementara agar kerusakan tidak semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan.

 

"Saya meminta BPBD Sampang untuk segera bertindak dan jangan menganggap remeh masalah ini. Ini adalah masalah serius yang menyangkut keselamatan nyawa manusia. Jangan sampai ada korban jiwa baru kita bertindak!" tegasnya.

 

Selain itu, Muhammad Salim juga meminta Pemerintah Kabupaten Sampang melalui dinas terkait untuk segera berkoordinasi dan tidak saling lempar tanggung jawab. Ia menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi

×
Berita Terbaru Update