-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Armuji Minta Maaf ke MADAS Sedarah, Akui Khilaf dan Tak Berniat Stigmatisasi!

Selasa, 06 Januari 2026 | 1/06/2026 09:46:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-06T14:59:12Z

 

Surabaya, Jawa Timur - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli (MADAS) Sedarah atas penyebutan nama organisasi tersebut yang sempat menimbulkan polemik di masyarakat. Permintaan maaf ini disampaikan dalam forum mediasi yang digelar di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Selasa (6/1/2026).

Dalam pertemuan dengan Ketua Umum DPP MADAS Sedarah, Mohammad Taufik, Armuji mengakui kekhilafannya dan menegaskan bahwa penyebutan nama MADAS tidak pernah dimaksudkan untuk memberikan stigma negatif terhadap organisasi tersebut.

"Saya khilaf telah menyebut nama ormas. Dengan tulus, saya mohon maaf. Tidak ada sedikit pun niat dalam diri saya untuk menstigmatisasi MADAS," ungkap Armuji di hadapan para peserta mediasi.

Armuji menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) dilatarbelakangi oleh banyaknya laporan masyarakat yang masuk kepadanya sebagai Wakil Wali Kota Surabaya. Ia membantah anggapan bahwa dirinya sengaja mencari sensasi atau memviralkan persoalan tersebut.

"Bukan saya yang memviralkan. Media televisi terus menghubungi, laporan juga masuk sangat banyak, sehingga saya merasa perlu untuk datang langsung ke lokasi," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebagai pejabat publik, dirinya memiliki kewajiban untuk merespons setiap aduan masyarakat dan memastikan persoalan yang berkembang dapat ditangani secara objektif dan proporsional.

Ketua Umum DPP MADAS Sedarah, Mohammad Taufik, menyambut baik itikad baik dan sikap terbuka yang ditunjukkan oleh Armuji. Ia menilai bahwa permohonan maaf ini merupakan langkah penting untuk meredakan situasi dan menjaga keharmonisan antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat.

"Kami sangat menghargai sikap ksatria Bapak Armuji yang telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Ini menunjukkan komitmen untuk menjaga persatuan dan kondusivitas kota Surabaya," kata Taufik.

Pertemuan mediasi ini berlangsung dalam suasana yang terbuka, penuh dialog, dan diakhiri dengan kesepahaman bersama untuk tidak memperpanjang polemik yang ada. Kedua belah pihak sepakat untuk tetap menjaga hubungan baik antara Pemerintah Kota Surabaya dan Ormas MADAS Sedarah demi kepentingan masyarakat Surabaya.

×
Berita Terbaru Update