Labuhanbatu, Liputan12.com – Komitmen dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan perekonomian warga kembali ditunjukkan PT Siringo-Ringo, perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan tersebut menyalurkan bantuan 15.000 ekor bibit ikan lele dan 10 sak pakan ikan kepada Kelompok Tani Talsim Pilar Sejahtera.
Penyerahan bantuan berlangsung pada Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Lingkungan Talak Simin, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ketua Kelompok Tani Pilar Sejahtera beserta jajaran pengurus. Penyerahan dipimpin langsung oleh Humas PT Siringo-Ringo, Wendy Bachry, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di lingkungan sekitar wilayah operasionalnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wendy Bachry menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari pelaksanaan program CSR perusahaan yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Siringo-Ringo. Semoga bantuan yang diberikan oleh perusahaan ini bermanfaat bagi masyarakat yang menerima,” ujar Wendy Bachry di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat menjadi salah satu hal penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitarnya. Melalui program sosial seperti ini, perusahaan diharapkan dapat turut berkontribusi dalam mendorong kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Pilar Sejahtera, Iman Ritonga, menyambut baik bantuan yang diberikan PT Siringo-Ringo. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian perusahaan kepada kelompok tani yang dipimpinnya.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Siringo-Ringo yang telah menyalurkan CSR-nya kepada kelompok kami. Semoga bantuan ini bermanfaat dan harapan kami semoga PT Siringo-Ringo terus berjaya agar masyarakat sekitar juga ikut merasakannya,” ungkap Iman.
Ia berharap bantuan berupa bibit ikan lele dan pakan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para anggota kelompok tani. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan itu diharapkan mampu menjadi salah satu langkah untuk mengembangkan usaha budidaya ikan, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang tambahan pendapatan bagi anggota kelompok.
Dukungan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kemandirian masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal, khususnya di sektor perikanan budidaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tani Merdeka Kabupaten Labuhanbatu, Harris Nixson Tambunan, S.H., M.H. Ia menilai penyaluran bantuan CSR oleh PT Siringo-Ringo merupakan bentuk kepedulian sosial yang perlu terus dikembangkan agar manfaat keberadaan perusahaan dapat dirasakan oleh masyarakat.
Menurut Tambunan, program CSR tidak semestinya hanya dipandang sebagai pemenuhan tanggung jawab perusahaan, tetapi juga sebagai investasi sosial yang berpotensi memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.
“Ini menjadi bukti bahwa PT Siringo-Ringo memiliki kepedulian dan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Labuhanbatu,” kata Tambunan.
Ia berharap sinergi antara perusahaan, kelompok tani, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus terjalin sehingga program pemberdayaan yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat berkelanjutan.
Penyaluran 15.000 bibit ikan lele beserta 10 sak pakan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha produktif masyarakat. Keberhasilan program ini nantinya diharapkan tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kemampuan kelompok tani dalam mengelola budidaya secara berkelanjutan.
Dengan adanya dukungan tersebut, Kelompok Tani Pilar Sejahtera diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha perikanan, memperkuat perekonomian anggota, serta meningkatkan kemandirian masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu.
Melalui program CSR yang berorientasi pada pemberdayaan, hubungan antara dunia usaha dan masyarakat diharapkan semakin erat, sehingga pertumbuhan perusahaan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga di sekitarnya.
(Rnl/Liputan12.com)


