Tanjung Jabung Timur, Liputan12.com – Turnamen sepak bola antar desa se-Kecamatan Sadu yang digelar di Dusun 2 Sungai Kapas, Desa Labuhan Pering, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, resmi berakhir pada Rabu (7/10/2026).
Kompetisi yang berlangsung hampir satu bulan tersebut diikuti sebanyak 17 kesebelasan yang berasal dari delapan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Sadu. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan turnamen, baik dari para pemain maupun warga yang datang memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya.
Acara penutupan sekaligus penyerahan trofi dan hadiah kepada para juara turut dihadiri Camat Sadu, anggota DPRD dari Partai Gerindra, Sekretaris Desa Labuhan Pering, serta Danpos Labuhan Pering.
Dalam kesempatan tersebut, para pemenang menerima trofi serta hadiah uang pembinaan dengan nilai jutaan rupiah. Adapun hasil akhir turnamen menempatkan:
1. Juara I: Desa Sungai Jambat – PADI IDI
2. Juara II: Desa Sungai Cemara – Sungai Cemara FC
3. Juara III: Desa Labuhan Pering – Mahesa
4. Juara IV: Desa Air Hitam Laut – Pesisir FC
Kegiatan tersebut dipelopori Ketua Pemuda Dusun 2 Sungai Kapas, Desa Labuhan Pering, Saidina Umar, dengan mengusung tema “Bermain Sportif”.
Menurut penyelenggara, turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.
Selama hampir satu bulan pelaksanaan, pertandingan berlangsung dengan semangat kompetisi dan sportivitas. Warga dari berbagai usia turut memadati lapangan untuk menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungan kepada masing-masing kesebelasan.
Keikutsertaan 17 tim dari delapan desa dan satu kelurahan juga membuat turnamen tersebut menjadi salah satu momentum berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Sadu dalam suasana kebersamaan.
Semangat gotong royong tampak dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari keterlibatan pemuda hingga dukungan masyarakat yang ikut menyukseskan jalannya pertandingan.
Bagi masyarakat Dusun 2 Sungai Kapas, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun kekompakan sekaligus menghidupkan kembali semangat olahraga di tengah masyarakat.
Penyelenggara berharap turnamen serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda, mempererat hubungan antardesa, serta mendorong lahirnya bibit-bibit atlet sepak bola dari Kecamatan Sadu.
Syam – Liputan12.com










