- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tanamkan Mental dan Jiwa Leadership, Pengurus OSIS SMPN 14 Surabaya Giat Ikuti LDKS

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10/16/2026 03:09:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-16T08:09:22Z
Para siswa pengurus OSIS SMPN 14 Surabaya mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan jiwa kepemimpinan dan kekompakan. Kegiatan berlangsung di Lapangan Mako Brimob Batalyon A Pelopor Kompi 2, Jalan Klakahrejo, Benowo, Surabaya, 


Surabaya, Liputan12.com – Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, SMP Negeri 14 Surabaya menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Kamis (15/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mako Brimob Batalyon A Pelopor Kompi 2, Jalan Klakahrejo, Kecamatan Benowo, Surabaya, tersebut diikuti para siswa dengan penuh antusias. Pelaksanaan LDKS ini turut menghadirkan instruktur dari unsur Kepolisian untuk memberikan pembinaan, pelatihan kedisiplinan, serta penguatan karakter dan mental kepemimpinan kepada para peserta.


LDKS menjadi salah satu langkah strategis sekolah dalam mempersiapkan pengurus OSIS agar mampu menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diarahkan untuk memahami tugas dan fungsi organisasi, tetapi juga dilatih membangun kerja sama, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan mengambil keputusan secara bijaksana.




Kepala SMPN 14 Surabaya, Ainul Hadi, S.Pd., melalui Nurul Ulyani, M.Pd.I., menegaskan bahwa LDKS bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian penting dari proses pendidikan karakter dan investasi bagi masa depan generasi muda.


Menurutnya, OSIS merupakan wadah pembelajaran awal bagi siswa untuk mengenal arti kepemimpinan, tanggung jawab, kebersamaan, serta kemampuan mengelola organisasi. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.


“LDKS ini bertujuan untuk membentuk generasi muda menjadi pemimpin masa depan. Kami ingin para pengurus OSIS tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental, integritas, dan kemampuan yang kuat untuk membawa perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.


Nurul Ulyani juga menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kedisiplinan, kerja keras, keteguhan hati, serta kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.


Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting yang ditanamkan selama kegiatan berlangsung. Para peserta diharapkan mampu menerapkan kebiasaan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, menghormati sesama, menaati aturan sekolah, serta menunjukkan sikap dan perilaku yang dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya.


“Hal ini yang ditanamkan melalui kegiatan ini agar mereka menjadi disiplin dan memiliki karakter yang baik, sehingga nantinya bisa menularkan kepada siswa-siswa yang lain dalam kehidupan bersekolah. Dengan bekal kegiatan ini, mudah-mudahan anak-anak nanti menjadi calon-calon pemimpin yang andal,” ungkapnya.


Digembleng Melalui Pelatihan Disiplin dan Wawasan Kebangsaan


Di bawah bimbingan instruktur Brimob Batalyon A Pelopor Kompi 2, para peserta mendapatkan pembinaan melalui latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Latihan tersebut dirancang untuk menumbuhkan kedisiplinan, ketepatan dalam mengikuti instruksi, kekompakan, konsentrasi, serta rasa tanggung jawab terhadap kelompok.


Melalui latihan yang terarah, para siswa juga diajak memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan, kemampuan mengendalikan diri, dan kesediaan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.


Selain pembinaan fisik dan kedisiplinan, wawasan kebangsaan serta penanaman rasa cinta Tanah Air turut menjadi bagian dari materi LDKS. Pembekalan ini diharapkan mampu memperkuat semangat nasionalisme dan membentuk generasi muda yang menghargai persatuan, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.


Dengan perpaduan materi kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut diharapkan dapat melahirkan pengurus OSIS yang tidak hanya cakap dalam berorganisasi, tetapi juga mampu menunjukkan sikap dewasa, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan bersama.


Pentas Seni dan Api Unggun Pererat Kekompakan


Berdasarkan pantauan awak media, rangkaian kegiatan LDKS juga diisi dengan pentas seni dalam suasana malam keakraban yang berlangsung di sekitar api unggun.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu momen yang memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan LDKS. Selain menjadi sarana hiburan setelah mengikuti berbagai kegiatan pembinaan, pentas seni juga dimanfaatkan untuk mencairkan suasana dan mempererat hubungan antarpeserta.


Melalui penampilan seni, para siswa memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kreativitas, mengembangkan rasa percaya diri, serta belajar menghargai kemampuan dan potensi teman-temannya. Kebersamaan yang terbangun dalam suasana tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan kekompakan di antara calon pengurus OSIS.


Suasana malam keakraban juga menjadi ruang pembelajaran sosial bagi para siswa untuk membangun komunikasi yang positif, saling mendukung, dan menghilangkan sekat dalam bekerja sebagai satu tim.


Sebab, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memberikan arahan, tetapi juga menyangkut kesediaan mendengarkan, menghargai pendapat, dan menggerakkan orang lain melalui keteladanan.


Pengurus OSIS Diharapkan Menjadi Teladan


Sementara itu, Amabel, siswi kelas VIII H yang juga merupakan pengurus OSIS SMPN 14 Surabaya, menyampaikan harapannya agar seluruh pengurus OSIS dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh semangat dan tanggung jawab.


Ia berharap para pengurus mampu membawa nama baik sekolah, menjaga kekompakan, serta menjadi contoh positif bagi seluruh siswa-siswi lainnya.


Harapan tersebut sejalan dengan tujuan pelaksanaan LDKS, yakni mempersiapkan generasi muda yang memiliki mental tangguh, karakter kuat, dan kemampuan kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui kegiatan ini, SMPN 14 Surabaya menunjukkan komitmennya bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian dan keterampilan sosial peserta didik.


LDKS diharapkan menjadi titik awal bagi para pengurus OSIS untuk tumbuh sebagai pemimpin muda yang disiplin, berintegritas, kreatif, serta mampu menginspirasi teman-temannya melalui tindakan nyata.


Dengan bekal pengalaman, pembinaan, dan kebersamaan selama kegiatan berlangsung, para peserta diharapkan siap mengemban tanggung jawab organisasi dengan lebih matang. Semangat kepemimpinan yang telah ditanamkan diharapkan tidak berhenti selama kegiatan LDKS, tetapi terus tumbuh dan tercermin dalam perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.




Liputan12.com

×
Berita Terbaru Update