Sampang, Liputan12.com – Kepedulian terhadap sesama kembali dibuktikan keluarga besar MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPAC Kedungdung. Bukan sekadar hadir dalam kegiatan organisasi, MADAS menunjukkan kepedulian sosial dengan turun langsung mendampingi seorang warga Setran Barat, Bajrasoka, Kecamatan Kedungdung, Sampang, yang mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal.
Gerak cepat dilakukan Gus Daef, Pembina MADAS Serumpun DPAC Kedungdung, yang turut mengawal pasien hingga mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Di tengah situasi tersebut, pengurus MADAS terlihat tetap mendampingi pasien yang berada di atas brankar. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral sekaligus upaya memastikan pasien mendapatkan pendampingan selama proses penanganan.
Aksi kemanusiaan itu dilakukan bersama Sahabat Jiwa Sehat Sampang, sebagai bagian dari kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi kondisi darurat.
Bagi MADAS DPAC Kedungdung, kepedulian sosial bukan hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, organisasi tersebut berupaya hadir dan memberikan pendampingan secara langsung.
«“Kami dari MADAS DPAC Kedungdung akan terus mengawal sampai pasien pulih. Ini adalah kewajiban kita sebagai sesama anak Madura Serumpun, saling menjaga dan saling membantu,” ujar pengurus MADAS di lokasi.»
Respons tersebut mendapat apresiasi dari warga Setran Barat. Mereka menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kesigapan MADAS yang dinilai turut memberikan dukungan kepada masyarakat dalam kondisi membutuhkan pertolongan.
Kehadiran MADAS dalam situasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat “Solid, Peduli, Berjiwa Sehat” tidak hanya menjadi slogan, tetapi diupayakan diwujudkan melalui aksi sosial di tengah masyarakat.
Bagi keluarga besar MADAS, membantu sesama merupakan bagian dari semangat persaudaraan Madura Asli Daerah Anak Serumpun—saling menjaga, saling menguatkan, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan.
MADAS – Madura Asli Daerah Anak Serumpun
Solid, Peduli, Berjiwa Sehat!

