- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Gresik Sambangi Siswa SD Negeri 6 Gresik

Senin, 19 Oktober 2026 | 10/19/2026 02:09:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-19T07:13:22Z
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution berinteraksi dengan para siswa dalam suasana hangat dan penuh antusiasme di lingkungan UPT SD Negeri 6 Gresik. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar.


Gresik, Liputan12.com – Upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polres Gresik melalui pendekatan yang humanis dan edukatif. Salah satunya ditunjukkan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat menyambangi UPT SD Negeri 6 Gresik, Jalan Jaksa Agung, Kabupaten Gresik, Senin (19/10/2026).


Di sela-sela kegiatan pengecekan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pagi, Kapolres Gresik menyempatkan diri menyapa para guru serta ratusan siswa-siswi. Kehadirannya disambut antusias oleh anak-anak yang tampak ceria. Suasana tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang akrab antara aparat kepolisian dan lingkungan pendidikan.


Kunjungan itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Kapolres Gresik juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan edukatif mengenai pentingnya membentuk karakter positif sejak usia dini, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, hingga kemampuan menggunakan teknologi secara bijak.





Tekankan Penggunaan Handphone Secara Bijak


Di hadapan para siswa, AKBP Ramadhan Nasution mengingatkan pentingnya menggunakan telepon seluler atau handphone secara bertanggung jawab. Ia mengajak anak-anak agar lebih selektif dalam mengakses informasi dan konten digital, serta menghindari materi yang tidak sesuai dengan usia mereka.


“Gunakan handphone secara bijak. Jangan buka yang tidak semestinya. Setuju, adik-adik sekalian? Yang kedua, adik-adik harus disiplin, disiplin belajar, disiplin juga dalam segala hal,” ujar Kapolres Gresik.


Pesan tersebut menekankan bahwa perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan pengawasan, kesadaran, dan kebiasaan yang baik. Bagi anak-anak usia sekolah, penggunaan perangkat digital seharusnya diarahkan pada kegiatan yang mendukung pembelajaran dan pengembangan pengetahuan.


Selain itu, kedisiplinan menjadi salah satu nilai utama yang disampaikan kepada para siswa. Kebiasaan disiplin dalam belajar maupun menjalankan aktivitas sehari-hari diharapkan dapat membantu anak-anak membangun tanggung jawab dan membentuk karakter yang positif.





Edukasi Bahaya Rokok dan Narkotika


Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Gresik juga memberikan pemahaman mengenai bahaya rokok serta risiko penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.


Penyampaian edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran sejak dini agar anak-anak mampu menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta menjauhi perilaku yang berpotensi merugikan kesehatan dan masa depan mereka.


Pengenalan terhadap berbagai risiko tersebut dinilai penting sebagai bekal bagi siswa dalam menghadapi lingkungan sosial yang terus berkembang. Dengan pemahaman yang tepat, anak-anak diharapkan memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang mengarah pada perilaku berbahaya.


Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini berlangsung secara santai dan komunikatif. Dengan bahasa yang mudah dipahami, pesan mengenai kedisiplinan, penggunaan teknologi, serta bahaya rokok dan narkotika disampaikan agar dapat diterima oleh para siswa sesuai dengan lingkungan dan usia mereka.





Polisi Hadir sebagai Sahabat Anak


Menurut Kapolres Gresik, pembentukan karakter anak bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga dan sekolah. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian, juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.


Kehadiran polisi di lingkungan sekolah menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan peran Polri kepada anak-anak sejak dini. Polisi tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta mitra yang dapat membantu menjaga keamanan dan ketertiban.


Melalui interaksi langsung tersebut, hubungan antara kepolisian, guru, dan siswa diharapkan semakin dekat. Komunikasi yang terbangun sejak dini juga dapat membantu menumbuhkan rasa percaya anak-anak terhadap aparat kepolisian.


Lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Karena itu, sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan kepolisian menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif.


Perkuat Komitmen Pelayanan Humanis


Kegiatan kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keceriaan. Para siswa, guru, serta jajaran kepolisian kemudian mengabadikan momen tersebut melalui sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan atas kunjungan yang sarat pesan edukatif.


Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pendekatan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan komunikasi, edukasi, dan kedekatan dengan masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Gresik memperkuat komitmennya untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif. Penanaman nilai-nilai positif kepada anak-anak menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan yang berkarakter.


Disiplin dalam belajar, bijak menggunakan teknologi, serta menjauhi rokok dan narkotika merupakan pesan utama yang disampaikan dalam kunjungan tersebut. Nilai-nilai sederhana itu diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab dan mampu menjaga diri.




LIPUTAN12.COM

Polisi Bersama Masyarakat, Membangun Generasi Berkarakter Sejak Dini.

×
Berita Terbaru Update