Sampang, Liputan12.com – Di tengah perjuangan menghadapi penyakit yang disebut keluarga sebagai jantung bocor pada empat titik, Abdul Mujib, warga Dusun Duwak Srajeh, Desa Sogian, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, harus menghadapi persoalan lain: keterbatasan biaya untuk menjalani pengobatan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A). Pada Rabu (7/10/2026), bantuan biaya pengobatan disalurkan langsung kepada Abdul Mujib di kediamannya.
Penyerahan bantuan dilakukan staf BAZNAS Sampang atas arahan Ketua BAZNAS Sampang, Drs. KH. Abd. Rouf Alhitami. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinsos P3A, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat desa setempat.
Ketua BAZNAS Sampang, Drs. KH. Abd. Rouf Alhitami, mengatakan bantuan tersebut merupakan amanah umat yang harus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ketika kami mendapat laporan ada warga Omben yang menderita jantung bocor empat titik dan mengalami kesulitan biaya, kami langsung bergerak. Ini adalah wujud zakat untuk kemanusiaan,” kata Kiai Rouf.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban Abdul Mujib dan keluarganya dalam memenuhi kebutuhan pengobatan.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban keluarga. Semoga Allah SWT segera mengangkat penyakitnya, memberikan kesembuhan dan kesehatan sehingga beliau dapat kembali beraktivitas serta menafkahi keluarga,” ujarnya.
Perwakilan Dinsos P3A Kabupaten Sampang menegaskan bahwa pihaknya juga akan memberikan pendampingan sesuai kewenangan dan regulasi yang berlaku.
“Kami turut prihatin atas kondisi Pak Abdul Mujib. Kami tidak hanya hadir untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga akan memantau perkembangannya,” katanya.
Dinsos P3A, lanjutnya, siap membantu memfasilitasi akses layanan kesehatan maupun proses rujukan apabila diperlukan. Selain itu, kondisi Abdul Mujib akan dikaji untuk melihat kemungkinan dukungan sosial lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah kondisi tersebut, Abdul Mujib mengaku terharu mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Dengan suara terbata, ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS, Dinsos P3A, TNI-Polri serta seluruh pihak yang telah datang dan memberikan bantuan.
“Saya tidak menyangka akan diperhatikan seperti ini. Sakit jantung ini sudah lama saya derita, sementara biaya berobat sangat besar,” ujar Abdul Mujib.
“Terima kasih banyak kepada BAZNAS dan Dinsos Sampang, kepada Bapak Kiai Rouf, TNI-Polri yang sudah datang ke rumah kami. Bantuan ini sangat berarti untuk biaya berobat saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan,” imbuhnya.
Bantuan tersebut menjadi secercah harapan bagi Abdul Mujib dan keluarganya. Di tengah perjuangan menghadapi kondisi kesehatan dan keterbatasan ekonomi, perhatian dari BAZNAS dan pemerintah daerah diharapkan dapat membantu membuka akses terhadap pengobatan yang dibutuhkan.
Sinergi tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kepedulian bersama dalam membantu warga yang sedang menghadapi persoalan kesehatan dan kondisi sosial ekonomi yang sulit.
Editor : Sonhaji

