Jawa Timur – Liputan12.com – Umat Islam di wilayah Jawa Timur dapat menggunakan jadwal salat Minggu, 11 Oktober 2026, sebagai panduan untuk menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan waktu ibadah. Jadwal tersebut mencakup waktu imsak, Subuh, terbit matahari, Duha, Zuhur, Asar, Magrib, hingga Isya.
Waktu salat di setiap daerah dapat berbeda beberapa menit karena dipengaruhi letak geografis masing-masing wilayah. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau memperhatikan jadwal sesuai kabupaten atau kota tempat tinggalnya.
Mengacu pada informasi jadwal yang merujuk Bimas Islam Kementerian Agama RI, berikut jadwal salat untuk sejumlah wilayah di Jawa Timur pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Jadwal Salat Kabupaten Sampang
- Imsak: 03.43 WIB
- Subuh: 03.53 WIB
- Terbit: 05.06 WIB
- Duha: 05.33 WIB
- Zuhur: 11.19 WIB
- Asar: 14.21 WIB
- Magrib: 17.26 WIB
- Isya: 18.36 WIB
Jadwal Salat Kabupaten Pamekasan
- Imsak: 03.40 WIB
- Subuh: 03.50 WIB
- Terbit: 05.03 WIB
- Duha: 05.30 WIB
- Zuhur: 11.16 WIB
- Asar: 14.17 WIB
- Magrib: 17.23 WIB
- Isya: 18.32 WIB
Jadwal Salat Kabupaten Bangkalan
- Imsak: 03.44 WIB
- Subuh: 03.54 WIB
- Terbit: 05.06 WIB
- Duha: 05.33 WIB
- Zuhur: 11.19 WIB
- Asar: 14.20 WIB
- Magrib: 17.26 WIB
- Isya: 18.35 WIB
Jadwal Salat Kabupaten Sumenep
- Imsak: 03.39 WIB
- Subuh: 03.48 WIB
- Terbit: 05.01 WIB
- Duha: 05.28 WIB
- Zuhur: 11.14 WIB
- Asar: 14.16 WIB
- Magrib: 17.21 WIB
- Isya: 18.31 WIB
Pentingnya Memperhatikan Waktu Salat
Mengetahui jadwal salat membantu umat Islam mengatur kegiatan agar tidak melewatkan waktu ibadah wajib. Masyarakat juga dapat memanfaatkan jadwal tersebut untuk merencanakan aktivitas pekerjaan, perjalanan, maupun kegiatan keluarga.
Meski demikian, jadwal perlu disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Untuk memastikan ketepatan waktu ibadah, masyarakat disarankan memeriksa sumber resmi Bimas Islam Kementerian Agama RI atau jadwal dari masjid setempat.
Catatan redaksi: Jadwal di atas berlaku untuk Minggu, 11 Oktober 2026. Pastikan kembali kesesuaian waktu berdasarkan lokasi masing-masing sebelum digunakan sebagai pedoman ibadah.
Editor : Redaksi

