Cirebon, Liputan12.com – Polemik dugaan penarikan uang sebesar Rp 300 ribu dari setiap Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di Kabupaten Cirebon terus menjadi sorotan. Setelah isu tersebut mencuat dan dikaitkan dengan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Kabupaten Cirebon, kini muncul persoalan baru. Sejumlah pihak K3S tingkat kecamatan dikabarkan merasa dibohongi dan mempertanyakan kejelasan informasi mengenai tujuan penarikan uang.
Setelah adanya pernyataan tegas dari pihak Pemkab Cirebon bagian kesra kepada pihak media yang menegaskan bahwa pihak pemkab Cirebon pada tahun 2025 tidak pernah meminta sejumlah bantuan uang sumbangan kepada pihak sekolah khususnya kepada para k3s se-Kabupaten Cirebon. Dan menegaskan tidak pernah menerima bantuan uang dari Forum k3s kabupaten yang konon katanya untuk bansos Pemkab Cirebon.
" kami memastikan pada tahun 2025 tidak pernah meminta sumbangan apapun kepada pihak sekolah, dan tidak pernah menerima bantuan dari pihak sekolah, khususnya dari Forum K3S Kabupaten pada tahun 2025. Karena hal itu menyalahi aturan yang ada. Mau ditelusuri sepuluh tahun kebelakang oleh pihak media tidak jadi masalah. Karena dari pihak kami tidak pernah meminta dan menerimanya. Pemkab Cirebon sudah memiliki anggaran tersendiri jadi tidak akan meminta bantuan kepada pihak sekolah," tegas salah satu staf bagian kesra Pemkab Cirebon selasa 13 oktober.
Penjelasan dari Pemkab Cirebon membuat beberapa k3s merasa dibohongi oleh pihak forum k3s kabupaten. Pasalnya, pada waktu 25 itu pihaknya dimintai sumbangan oleh forum k3s kabupaten untuk membantu kegiatan sosial Pemkab Cirebon.
Ketua k3s kabupaten Cirebon Toni saat di konfirmasi via wa bahwa berita yang tersebar itu merupakan berita tidak benar, mereka menduga gudang condong ke arah fitna dan pencemaran nama baik. Ucap Toni
"Kalau memang benar pernyataan Pemkab Cirebon tidak pernah meminta sumbangan kepada kami. dan kalau memang pihak Pemkab Cirebon tidak pernah menerima bantuan Rp 300 ribu dari kami yang dikumpulkan oleh pihak forum k3s Kabupaten maka kami merasa dibohongi oleh forum k3s Kabupaten. Lalu dikemanakan uang Rp 300 ribu dari setiap k3s par kecamatan tersebut," jelas beberapa k3s yang meminta namanya untuk tidak disebutkan sambil terheran-heran.
Bung Arya
