- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bukan Sekadar Maulid, Surau Sikumbang Bisati Jadi Ruang Merawat Silaturahmi dan Tradisi

Senin, 05 Oktober 2026 | 10/05/2026 12:18:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-05T05:18:12Z
Maulid Nabi Muhammad SAW di Surau Sikumbang Bisati, VII Koto Sungai Sariak, tidak hanya menjadi ajang peringatan hari kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjelma menjadi ruang untuk merawat silaturahmi, adat, dan semangat gotong royong masyarakat selama dua hari, 4-5 Agustus.


Padang Pariaman, Liputan12.com — Bukan sekadar memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Maulid Nabi di Surau Sikumbang Bisati, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus merawat tradisi kebersamaan masyarakat.


Selama dua hari, 4 hingga 5 Agustus, suasana Surau Sikumbang Bisati dipenuhi semangat kebersamaan. Masyarakat dari berbagai unsur hadir dan terlibat, mulai dari kaum kerabat, ninik mamak, alim ulama, pemuda hingga tokoh masyarakat.


Rangkaian kegiatan berlangsung meriah namun tetap sarat dengan nuansa religius. Pembacaan shalawat, dzikir bersama hingga penampilan Shalawat Dulang menjadi bagian dari kegiatan yang menghidupkan suasana Maulid Nabi.


Di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang, momentum tersebut menjadi ruang bersama untuk kembali memperkuat hubungan antarsesama. Surau tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi titik berkumpul masyarakat dalam menjaga nilai agama, adat dan persaudaraan.


Sebagai tuan rumah, Datuk Putiah dari Suku Sikumbang bersama jajaran pengurus menyambut kehadiran masyarakat dan para tamu dengan penuh kehangatan. Tingginya antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir serta ikut membantu menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.


Sejumlah unsur masyarakat turut mengambil peran dalam pelaksanaan kegiatan. Anwar Sahadat Datuak Putiah, Aidi Asmanur sebagai Dubalang, Mario sebagai Katik, Safar sebagai Urang Tuo, serta Tarmizi sebagai Labai Surau Sikumbang ikut mendukung jalannya kegiatan.


Sementara kepanitiaan dipercayakan kepada Bujang Supandi sebagai Ketua Panitia Umum, Hendri Hidayat, SE sebagai Wakil Ketua, Amiruddin sebagai Sekretaris, Ramina sebagai Bendahara I, serta H. Maetek Jafar sebagai Bendahara II.


Keterlibatan banyak unsur tersebut memperlihatkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam kehidupan masyarakat. Ninik mamak, alim ulama, pemuda, pengurus surau dan masyarakat umum bergerak bersama sesuai peran masing-masing.


Memasuki hari kedua, Senin, kegiatan berlangsung hingga sore. Shalawat dan dzikir bersama kembali menggema, disusul penampilan Shalawat Dulang yang menjadi salah satu rangkaian yang paling dinantikan masyarakat.


Suasana tersebut bukan hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk kembali berkumpul dalam suasana kekeluargaan. Generasi muda pun mendapat kesempatan menyaksikan langsung bagaimana tradisi keagamaan dan kebersamaan terus dijaga dari waktu ke waktu.


Bagi masyarakat Surau Sikumbang Bisati, Maulid Nabi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat nilai persaudaraan. Semangat tersebut terasa dalam kebersamaan warga yang hadir tanpa membedakan latar belakang dan peran di tengah masyarakat.


Tradisi keagamaan yang berpadu dengan nilai adat dan gotong royong menjadi kekuatan tersendiri. Dari surau, nilai kebersamaan itu diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.


Tuan rumah dan panitia pun menyampaikan rasa syukur atas dukungan serta partisipasi seluruh masyarakat dan tamu yang telah hadir. Kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan Maulid Nabi diharapkan dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan berikutnya.


Sebab, pada akhirnya, Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang sebuah kelahiran, tetapi juga tentang bagaimana keteladanan Rasulullah SAW terus dihidupkan melalui persaudaraan, kepedulian, gotong royong dan kebaikan di tengah masyarakat.




Editor: Alfitria

×
Berita Terbaru Update