- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Warkop Saladin Dipadati Warga, Kopi Bersama Tim Bima Sakti Jadi Ruang Adu Gagasan di Sampang

Jumat, 25 September 2026 | 9/25/2026 04:29:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-25T09:29:21Z
Warkop Saladin di Sampang mendadak ramai pada Jumat malam (25/9/2026). Lewat agenda "Kopi Bersama Tim Bima Sakti" yang diinisiasi Sahuri Maskur, warung kopi sederhana itu berubah menjadi ruang adu gagasan antara warga, pemuda, dan tokoh lokal.


Sampang, Liputan12.com — Suasana Warkop Saladin, Sampang, Jumat malam (25/9/2026), tampak lebih ramai dari biasanya. Agenda “Kopi Bersama Bima Sakti” mempertemukan jajaran Tim Bima Sakti dengan sejumlah warga, pemuda, serta tokoh lokal dalam suasana santai dan penuh keakraban.


Kegiatan yang diinisiasi Sahuri Maskur tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus tempat bertukar pikiran. Peserta yang hadir tidak hanya menikmati suasana ngopi bersama, tetapi juga mengikuti diskusi mengenai berbagai gagasan dan dinamika yang berkembang di tengah masyarakat Sampang.


Sejak sore hingga malam hari, aktivitas di Warkop Saladin berlangsung cukup meriah. Kehadiran masyarakat membuat suasana semakin hidup, terlebih ketika diskusi mulai berkembang dari obrolan ringan menjadi pertukaran pandangan yang lebih serius.


Sahuri Maskur mengatakan, pertemuan tersebut sengaja dikemas secara sederhana agar komunikasi dengan masyarakat dapat berlangsung lebih cair dan terbuka.


«“Kami tidak hanya datang untuk ngopi, tetapi juga untuk mendengarkan, merajut energi, dan memastikan semangat Bima Sakti hadir di tengah-tengah masyarakat Sampang,” ujar Sahuri Maskur.»


Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat penting untuk membangun pemahaman bersama. Karena itu, kegiatan seperti “Kopi Bersama” diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan satu malam, melainkan dapat menjadi bagian dari ruang silaturahmi dan dialog yang berkelanjutan.


Suasana diskusi pun berlangsung hangat. Sejumlah peserta terlihat aktif menyampaikan pandangan, sementara peserta lainnya mengikuti pembicaraan dengan penuh perhatian.


Bagi penyelenggara, konsep pertemuan di ruang publik seperti warung kopi dinilai memberikan suasana yang lebih informal sehingga masyarakat dapat berinteraksi tanpa sekat.


Tim Bima Sakti juga menyampaikan bahwa agenda serupa berpeluang kembali digelar di sejumlah titik lainnya. Hal tersebut sekaligus membuka ruang pertemuan yang lebih luas dengan masyarakat di berbagai wilayah.


Malam itu, Warkop Saladin bukan sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Tempat tersebut berubah menjadi ruang silaturahmi, diskusi, dan pertukaran gagasan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat Sampang dalam suasana penuh keakraban.



Penulis: Saladin

×
Berita Terbaru Update