- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tilik Desa Pegirikan, Bupati Tegal Anggarkan Rp5,75 Miliar untuk Ruas Banjaran-Balamoa

Sabtu, 26 September 2026 | 9/26/2026 09:23:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-26T17:46:05Z

TALANG , LIPUTAN 12 . COM - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman memastikan ruas jalan Banjaran-Balamoa yang menjadi keluhan warga akan ditangani melalui anggaran senilai Rp5,75 miliar pada 2027. Hal tersebut disampaikan dalam program Bupati Tilik Desa di Desa Pegirikan, Kecamatan Talang, Jumat (25/09/2026).

"Jadi panjenengan tidak usah khawatir. Tahun depan ruas Banjaran-Balamoa sudah kita anggarkan Rp5,75 miliar. Kurang lebih bisa untuk pengaspalan ulang sekitar tiga kilometer," ujar Ischak.

Bupati Tilik Desa merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Tegal untuk hadir langsung menjaring aspirasi masyarakat. "Tujuannya untuk mendekatkan, jadi jemput bola pemerintah untuk menjaring aspirasi, saran, usul maupun kritik dari masyarakat," katanya, seraya menyebut kehadiran lengkap jajaran perangkat daerah, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, RSUD, Puskesmas, hingga Dinas Perhubungan, dimaksudkan agar aspirasi warga dapat langsung diidentifikasi dan ditindaklanjuti. 

Dalam kesempatan itu, Ischak turut memaparkan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD bagi masyarakat miskin yang membutuhkan jaminan kesehatan, serta program Satu Desa Satu Sarjana (SADesa) yang memberikan akses pendidikan tinggi gratis bagi lulusan SMA yang terkendala biaya.

Dalam sesi dialog interaktif, sejumlah warga menyampaikan aspirasi yang langsung direspons Bupati. Pengurus BUMDes Pegirikan, Mubarok, mengeluhkan tiga armada tosa atau kendaraan roda tiga pengangkut sampah yang seluruhnya rusak. Ischak mengarahkan agar kebutuhan tersebut dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup melalui pemerintah desa.

Pelaku UMKM kelompok Giri Rasa, Royati, menyampaikan kelompoknya telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, dan PIRT, namun masih membutuhkan fasilitasi izin BPOM serta tenda untuk pameran produk. Bupati mengarahkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pendampingan BPOM, serta mendorong pemanfaatan dukungan perbankan daerah seperti Bank Jateng, Bank Tegal, dan BKK untuk kebutuhan tenda.

Warga lain, Abdul Fatih, mengusulkan pemasangan warning light, zebra cross, dan pita kejut di sekitar SD Negeri 1 Pegirikan yang dinilai rawan kecelakaan. Bupati meminta Dinas Perhubungan mengecek kebutuhan anggaran untuk pengadaan fasilitas tersebut.

Warga turut menyampaikan kebutuhan penerangan jalan menuju Desa Pegirikan serta penanganan genangan di kawasan TK Masyitoh. Dinas Perhubungan menyatakan rencana penerangan jalan akan mempertimbangkan ketersediaan anggaran tahun berikutnya, sementara penanganan genangan diarahkan untuk disinergikan dengan proyek pembangunan ruas Banjaran-Balamoa yang sama, yang telah dianggarkan Rp5,75 miliar pada 2027 sebagaimana disampaikan Bupati di awal.

Ischak menegaskan, dialog interaktif menjadi bagian penting Bupati Tilik Desa agar pemerintah mengetahui langsung persoalan di masyarakat. "Sehebat apa pun Pemerintah Kabupaten Tegal dalam memberikan pelayanan dan kinerja terbaik, pasti masih ada kurangnya. Karena itu, kami ingin mendapatkan masukan dari panjenengan secara langsung agar program dan kegiatan yang direncanakan pemerintah sesuai dengan harapan masyarakat," tandasnya.

Kegiatan yang turut dihadiri Wakil Bupati Tegal, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Camat Talang, serta para kepala desa se-Kecamatan Talang ini berlangsung sejak pagi hingga malam hari, diisi dengan pelayanan masyarakat, olahraga bersama, dan dialog interaktif. Melalui rangkaian tersebut, empat aspirasi utama warga Pegirikan, mulai dari sampah, UMKM, keselamatan lalu lintas, hingga infrastruktur jalan, mendapat arahan tindak lanjut langsung dari Bupati dan perangkat daerah terkait. (Ag)

×
Berita Terbaru Update