Kendal, Liputan12.com — Upaya memperketat pengawasan sekaligus mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan terus dilakukan Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan. Pada Selasa (22/9/2026), petugas menggelar penggeledahan gabungan di blok hunian yang melibatkan BNNK, Polsek Plantungan, dan Koramil Plantungan.
Tak hanya menyasar blok hunian, kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan pemeriksaan tes urine terhadap warga binaan dan pegawai Lapas.
Kegiatan lintas instansi ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini sekaligus penguatan pengamanan untuk memastikan kondisi di dalam Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.
Dalam pelaksanaannya, BNNK diwakili Sapto, Polsek Plantungan diwakili Sutrisno, sedangkan Koramil Plantungan diwakili Sanaji. Ketiganya bersama jajaran Lapas Pemuda Plantungan turun langsung dalam rangkaian pemeriksaan.
Penggeledahan dilakukan di sejumlah bagian blok hunian warga binaan. Tim gabungan menyisir berbagai area untuk memastikan tidak terdapat barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan serta upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Setelah penggeledahan, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine yang melibatkan unsur BNNK. Pemeriksaan diikuti warga binaan dan pegawai Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan.
Hasilnya, seluruh warga binaan dan pegawai yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif narkotika.
Hasil tersebut menjadi salah satu indikator dari pelaksanaan deteksi dini yang dilakukan secara bersama-sama, sekaligus memperkuat komitmen jajaran Lapas untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Kalapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menegaskan bahwa aspek pengamanan dan pencegahan harus berjalan secara beriringan.
«“Pengamanan dan pencegahan harus berjalan beriringan. Melalui penggeledahan dan tes urine ini, kami ingin memastikan kondisi Lapas tetap aman sekaligus memperkuat langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika. Sinergi dengan BNNK, Polsek, dan Koramil tentu menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan seluruh warga binaan dan pegawai yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif,” ujar Suharno.»
Ia menambahkan, keterlibatan lintas instansi menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di lingkungan pemasyarakatan. Koordinasi dengan BNNK, Polri, dan TNI akan terus dijaga untuk mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Bagi jajaran Lapas Pemuda Plantungan, penggeledahan dan tes urine bukan sekadar pemeriksaan rutin, tetapi juga menjadi bagian dari langkah pencegahan dan deteksi dini.
Melalui pemeriksaan berkala serta sinergi dengan instansi terkait, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan berupaya memastikan proses pembinaan warga binaan dapat berlangsung dalam lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Penulis : Zen
