Sampang, Liputan12.com – Kondisi sejumlah fasilitas di SMPN 1 Omben, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, menjadi perhatian dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Sejumlah bagian fasilitas sekolah masih membutuhkan perawatan dan pembenahan. Namun, pihak sekolah menyatakan bahwa kondisi bangunan yang digunakan untuk aktivitas pembelajaran saat ini masih aman dan layak digunakan.
Pembenahan pun dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan serta kemampuan anggaran operasional sekolah. Prioritas utama bukan sekadar memperbaiki tampilan bangunan, melainkan memastikan tidak terdapat bagian fasilitas yang berpotensi mengganggu keselamatan peserta didik.
Salah satu bagian yang mendapat perhatian adalah pagar di area depan sekolah. Pihak sekolah melakukan perbaikan dan penutupan pada bagian pagar yang sebelumnya mengalami kendala pascaproyek.
Pembenahan pagar dinilai penting karena selain berfungsi sebagai pembatas lingkungan sekolah, fasilitas tersebut juga mendukung sistem pengawasan terhadap siswa. Dengan area sekolah yang lebih tertutup dan tertata, aktivitas keluar-masuk peserta didik dapat lebih mudah dikontrol oleh pihak sekolah.
Setelah pembenahan pagar, sekolah juga melakukan pengecatan ulang pada bagian depan lingkungan sekolah. Penataan kemudian direncanakan berlanjut secara bertahap ke ruang kelas dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Fasilitas Sanitasi Turut Dibenahi
Perhatian sekolah tidak hanya diarahkan pada tampilan depan bangunan. Fasilitas sanitasi, termasuk kamar mandi, juga menjadi bagian dari pembenahan.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa perbaikan fasilitas tersebut menggunakan anggaran operasional sekolah, termasuk BOS/BOP sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya. Sekolah menyatakan pembiayaan tidak bersumber dari dana pribadi maupun bantuan pihak luar.
Keterbatasan anggaran membuat pembenahan tidak dapat dilakukan sekaligus terhadap seluruh bagian fasilitas. Karena itu, sekolah menerapkan skala prioritas dengan mendahulukan bagian yang berkaitan langsung dengan keamanan, kenyamanan, dan kebutuhan dasar siswa.
Pihak sekolah juga menegaskan bahwa kondisi fisik fasilitas pendidikan perlu dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi tampilan bangunan. Aspek keamanan, fungsi, kebersihan, serta kelayakan penggunaan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah perbaikan.
Dengan pola pembenahan bertahap tersebut, SMPN 1 Omben berupaya menjaga agar proses belajar mengajar tetap berjalan tanpa mengabaikan kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana.
Komitmen terhadap keselamatan siswa menjadi perhatian utama, sementara pembenahan fasilitas terus dilakukan sesuai kemampuan anggaran dan skala kebutuhan di lapangan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat lingkungan SMPN 1 Omben semakin aman, tertata, nyaman, serta mampu menunjang proses pendidikan secara optimal.
Penulis: Bin Saladin
