- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Direktur Utama Liputan12.com Tegaskan Komitmen Menjunjung Kode Etik Jurnalistik

Rabu, 09 September 2026 | 9/09/2026 10:47:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-09T04:01:31Z
Profesionalisme, Integritas, Independensi, dan Tanggung Jawab sebagai fondasi utama kerja jurnalistik.


Sampang, Liputan12.com — Profesionalisme, integritas, independensi, dan tanggung jawab menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik. Prinsip tersebut kembali ditegaskan oleh Sonhaji, S.H., selaku Direktur Utama Liputan12.com, sebagai bagian dari komitmen perusahaan pers untuk senantiasa menjadikan Kode Etik Jurnalistik sebagai pedoman dalam setiap proses peliputan hingga penyajian berita kepada masyarakat.


Sonhaji menegaskan, keberadaan media bukan semata-mata sebagai sarana menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan profesional dalam memastikan setiap informasi yang dipublikasikan benar-benar memiliki dasar yang jelas, akurat, berimbang, terverifikasi, serta tidak menyesatkan masyarakat.


Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama bagi sebuah media. Karena itu, setiap jurnalis dituntut bekerja secara profesional, mengedepankan fakta, melakukan verifikasi, serta memberikan ruang yang proporsional kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu pemberitaan.


“Pers yang profesional harus selalu berpegang pada Kode Etik Jurnalistik. Kebenaran, independensi, keberimbangan, dan tanggung jawab merupakan bagian penting dari marwah profesi jurnalistik,” demikian pesan yang ditampilkan dalam kampanye etika jurnalistik Liputan12.com.


Ia menambahkan, kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab. Kebebasan dalam memperoleh dan menyampaikan informasi tidak boleh dimaknai sebagai kebebasan untuk mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.


Dalam menjalankan aktivitas jurnalistik, Liputan12.com menekankan sejumlah prinsip utama, di antaranya menjaga independensi, mengutamakan kepentingan publik, menghormati asas praduga tak bersalah, melakukan verifikasi terhadap informasi, serta menghindari pemberitaan yang mengandung fitnah, kebencian, diskriminasi, maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.


Selain itu, setiap wartawan Liputan12.com diharapkan mampu membedakan secara tegas antara fakta, opini, dan informasi yang masih perlu didalami. Proses konfirmasi kepada pihak terkait juga menjadi bagian penting sebelum sebuah informasi disajikan kepada masyarakat, terutama terhadap pemberitaan yang menyangkut dugaan pelanggaran hukum, konflik, maupun persoalan yang dapat berdampak terhadap reputasi seseorang atau lembaga.


“Setiap berita harus dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai kecepatan menjadi alasan untuk mengabaikan ketelitian. Lebih baik berita disajikan dengan proses verifikasi yang matang daripada informasi yang belum jelas justru menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.


Komitmen tersebut, lanjutnya, bukan hanya menjadi slogan perusahaan, melainkan harus diwujudkan dalam praktik jurnalistik sehari-hari. Mulai dari proses mencari informasi, melakukan wawancara, memeriksa data, meminta konfirmasi, hingga menyusun berita sebelum akhirnya dipublikasikan.


Liputan12.com juga membuka ruang hak jawab dan koreksi apabila terdapat kekeliruan dalam pemberitaan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga profesionalisme sekaligus membangun hubungan yang sehat antara pers, narasumber, lembaga, dan masyarakat.


Sonhaji menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Pers dapat menjadi kontrol sosial, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi ruang bagi publik untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan.


Namun, fungsi tersebut hanya dapat berjalan dengan baik apabila insan pers menjaga integritas dan tidak kehilangan independensinya.


“Jangan pernah menjadikan kepentingan tertentu sebagai alasan untuk mengorbankan prinsip jurnalistik. Wartawan harus tetap kritis, tetapi juga harus adil. Harus berani mengungkap fakta, namun tetap menghormati aturan dan etika,” ujarnya.


Dengan komitmen tersebut, Liputan12.com menyatakan akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan redaksi serta memperkuat budaya kerja jurnalistik yang profesional, independen, berimbang, dan bertanggung jawab.


Bagi Liputan12.com, menjaga Kode Etik Jurnalistik bukan sekadar kewajiban profesi, melainkan bagian dari upaya mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pers.


“Berita bukan sekadar tulisan. Di dalamnya terdapat tanggung jawab kepada publik, sehingga setiap informasi harus disampaikan berdasarkan fakta, melalui proses jurnalistik yang profesional dan beretika.”



Moh. Soleh 

×
Berita Terbaru Update