- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bukan Sekadar Piagam, Bupati Sukabumi Hadiahi Kadus dan Desa Taat Pajak dengan Paket Umrah

Selasa, 08 September 2026 | 9/08/2026 09:14:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-08T14:14:17Z
Tidak hanya piagam penghargaan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan hadiah istimewa berupa 7 paket umrah gratis bagi Kepala Dusun dan Desa yang dinilai paling taat pajak. Apresiasi tersebut diberikan Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam Gebyar SiBonyu di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026).


Sukabumi, Liputan12.com – Apresiasi terhadap masyarakat yang taat membayar pajak tidak hanya diwujudkan dalam bentuk piagam penghargaan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan apresiasi yang cukup istimewa kepada sejumlah Kepala Dusun (Kadus) dan desa yang dinilai berhasil mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.


Sebanyak 10 Kepala Dusun (Kadus) dan 7 desa mendapatkan penghargaan atas prestasinya dalam meningkatkan penerimaan pajak sekaligus mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi.


Menariknya, penghargaan tersebut tidak berhenti pada pemberian piagam. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menyiapkan 7 paket umrah gratis bagi penerima yang masuk dalam kategori berprestasi. Apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan Gebyar SiBonyu (Sistem Bonafid Pajak Terpadu) yang digelar di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026).





Kegiatan berlangsung meriah dan penuh suasana apresiasi. Bupati Sukabumi H. Asep Japar hadir secara langsung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi.


Bupati tampak mengenakan batik khas Sukabumi lengkap dengan iket. Ia duduk di kursi tamu kehormatan dan menyaksikan secara langsung rangkaian pemberian penghargaan kepada para penerima.


Suasana haru pun terlihat ketika Bupati Asep Japar menyerahkan langsung penghargaan dan bingkisan kepada penerima di atas panggung. Latar panggung dihiasi logo Bapenda Kabupaten Sukabumi serta tulisan besar SiBonyu, yang menjadi simbol inovasi pelayanan perpajakan daerah.


Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, menjelaskan bahwa pemberian hadiah umrah merupakan salah satu strategi untuk membangun motivasi sekaligus menciptakan budaya sadar dan taat pajak di tengah masyarakat.


Menurutnya, pendekatan terhadap masyarakat dalam urusan perpajakan tidak harus selalu identik dengan penagihan dan sanksi. Pemerintah juga perlu memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun aparatur di tingkat bawah yang mampu membantu meningkatkan kesadaran membayar pajak.


“Gebyar SiBonyu ini cara kami membangun budaya taat pajak. Pelayanan sekarang makin mudah. Bayar pajak bisa lewat WhatsApp, tidak perlu antre,” ujar Herdy.


Selain mempermudah pembayaran, Bapenda Kabupaten Sukabumi juga terus melakukan inovasi dalam pendataan dan pemetaan kepatuhan wajib pajak.


Herdy mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan uji coba Sistem Informasi Geografis (SIG) di tiga kecamatan, yakni Cibadak, Parungkuda, dan Cicurug.


Melalui sistem tersebut, data kepatuhan pajak nantinya dapat dipetakan secara lebih terperinci. Pemerintah dapat mengetahui wilayah yang memiliki tingkat kepatuhan tinggi sekaligus mengidentifikasi wilayah yang masih membutuhkan perhatian dan edukasi.


“Dengan SIG, data kepatuhan pajak akan terlihat by name by address. Pemerintah bisa tahu persis dusun mana yang paling taat dan mana yang perlu didorong,” jelasnya.


Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam sambutannya menegaskan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.


Ia menjelaskan, penerimaan dari pajak dan retribusi daerah pada akhirnya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan hingga pelayanan kesehatan.


“Membayar pajak dan retribusi adalah tanggung jawab kita bersama membangun daerah. Ini ikhtiar kita mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang MUBARAKAH, Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah,” kata Asep Japar.


Bupati berharap penghargaan yang diberikan dalam Gebyar SiBonyu dapat menjadi pemicu semangat bagi desa dan dusun lainnya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.


Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata tentang hadiah, tetapi merupakan bentuk penghormatan pemerintah kepada masyarakat dan perangkat kewilayahan yang telah ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.


Dengan adanya apresiasi tersebut, pemerintah berharap budaya taat pajak dapat semakin mengakar hingga tingkat desa dan dusun. Persaingan positif antardaerah diharapkan muncul sehingga semakin banyak wilayah yang mampu meningkatkan kepatuhan dan penerimaan pajak pada tahun berikutnya.


Kegiatan Gebyar SiBonyu kemudian ditutup dengan foto bersama Bupati Sukabumi, Kepala Bapenda, jajaran Forkopimda, serta seluruh penerima penghargaan.



Reporter : Ajid Alvaro

Editor      : Redaksi Liputan12

×
Berita Terbaru Update