- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Satu Unit Rumah Beserta Isinya Ludes Dilalap Si Jago Merah di Pamekasan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 8/23/2026 04:42:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-23T09:42:53Z
Satu rumah warga di Pasean Pamekasan ludes terbakar Minggu dini hari. Diduga korsleting listrik, kerugian capai Rp120 juta.

Pamekasan, Liputan12.com — Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah warga di Dusun Engas, Desa Tolontoh Rajah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Rumah tersebut beserta seluruh harta benda di dalamnya ludes dilalap si jago merah.

Rumah yang terbakar diketahui milik Saharif, keponakan dari Satrawi, Sekretaris LIRA JR. Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang tertidur lelap. Korban tiba-tiba terbangun setelah merasakan hawa panas dan melihat kobaran api yang telah membesar hingga menjalar ke bagian atap rumah.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung berdatangan dan berupaya membantu memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Namun, kondisi angin yang cukup kencang serta kobaran api yang sudah membesar membuat upaya pemadaman sulit dilakukan.


Api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan hingga akhirnya rumah beserta berbagai barang di dalamnya tidak dapat diselamatkan. Sejumlah harta benda milik korban, termasuk satu unit sepeda motor Honda Scoopy, kulkas, peralatan dapur, serta barang berharga lainnya turut hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, akibat kebakaran itu korban mengalami kerugian materiel yang diperkirakan mencapai sekitar Rp120 juta.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, jajaran Muspika Kecamatan Pasean langsung bergerak menuju lokasi. Kapolsek Pasean bersama Camat Pasean dan Kepala Desa Tolontoh Rajah turun langsung untuk melihat kondisi rumah korban pascakebakaran.

Kehadiran unsur Muspika tersebut sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada korban yang kehilangan tempat tinggal serta sebagian besar harta bendanya akibat musibah tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dapat disebabkan oleh instalasi listrik dan korsleting arus pendek. Pemeriksaan kondisi kabel dan instalasi listrik secara berkala dinilai penting untuk meminimalkan risiko kejadian serupa.


Penulis : Saladin 

×
Berita Terbaru Update