- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pengembangan Greenhouse Desa Pucangro Jadi Upaya Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 | 8/26/2026 02:39:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T07:39:19Z
Upaya membangkitkan ekonomi desa melalui pertanian modern dilakukan Pemerintah Desa Pucangro dengan membangun greenhouse 20 x 10 meter yang tidak hanya menjamin produksi sepanjang tahun, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.


Lamongan, Liputan12.com — Pemerintah Desa Pucangro terus berupaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian modern. Salah satu langkah yang dilakukan yakni pengembangan pembangunan greenhouse berukuran 20 x 10 meter di wilayah Desa Pucangro.


Kepala Desa Pucangro, H. Zuli Kasmawanto, S.IP., M.IP., mengatakan pembangunan greenhouse tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam menciptakan sistem pertanian yang lebih produktif, terkontrol, dan mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.


“Tujuan utama pengembangan usaha greenhouse di desa adalah meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat melalui penerapan sistem pertanian modern yang terkontrol,” ujar Zuli, Rabu (26/8/2026).


Menurutnya, keberadaan greenhouse diharapkan mampu menjaga ketersediaan hasil pertanian agar tetap produktif sepanjang tahun tanpa terlalu bergantung pada kondisi musim. Selain itu, pengelolaannya nantinya dapat melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun kelompok tani dan kelompok masyarakat lokal.


“Dengan adanya greenhouse, hasil pertanian diharapkan bisa lebih terjaga, baik dari sisi produktivitas maupun kualitas. Hasil panen juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai jual tinggi sehingga mampu memperluas pasar,” jelasnya.


Zuli menambahkan, pengembangan greenhouse juga memiliki manfaat lain, salah satunya membuka peluang lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Selain menjadi tempat produksi pertanian, greenhouse diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran teknologi pertanian modern bagi warga dan generasi muda.


Teknologi tersebut, kata dia, dapat dikembangkan melalui sistem budidaya modern seperti hidroponik, pengaturan lingkungan tanaman, hingga penerapan sistem otomatisasi sesuai kebutuhan.


“Dengan pengembangan greenhouse yang baru ini nantinya diharapkan dapat menyerap tenaga kerja baru dari warga sekitar, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat. Greenhouse juga bisa menjadi sarana pembelajaran teknologi pertanian bagi warga dan generasi muda,” tuturnya.


Ia menjelaskan, pembangunan greenhouse juga merupakan bagian dari pengembangan usaha yang sudah ada di Desa Pucangro. Pemerintah desa berharap program tersebut mampu menjadi salah satu stimulan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian.


“Harapannya, dengan dibangunnya greenhouse, para petani dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pertaniannya. Dengan begitu hasil pertanian dapat meningkat dan secara otomatis akan menambah pendapatan para petani,” ungkapnya.


Dalam tahap pengelolaannya nanti, budidaya melon di dalam greenhouse tersebut akan melibatkan kelompok masyarakat yang ada di Desa Pucangro secara bergantian. Pola tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk belajar sekaligus terlibat langsung dalam pengelolaan usaha pertanian modern.


Zuli berharap program tersebut tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga mampu mendorong kelompok tani dan kelompok masyarakat agar semakin mandiri dan profesional.


“Program ini diharapkan menjadi stimulan bagi kelompok tani agar ke depan lebih mandiri dan profesional, baik dalam pengolahan lahan pertanian maupun dalam pengelolaan hasil produksi dan keuangan,” pungkasnya.


Dengan pengembangan greenhouse tersebut, Pemerintah Desa Pucangro optimistis sektor pertanian dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.



(Ther)

×
Berita Terbaru Update