Sampang, Liputan12.com — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sokobanah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan. Kegiatan keagamaan tersebut mengangkat tema “Meneladani Rasulullah SAW, Menguatkan Ukhuwah, Menghidupkan Khidmah.” (Sabtu 15 Agustus 2026).
Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, persaudaraan, serta semangat pengabdian di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran PAC Fatayat NU Kecamatan Sokobanah, Pengurus Ranting Fatayat NU Tamberu Barat, Pengurus Ranting Fatayat NU Tamberu Daya, Serta PAC Muslimat NU Sokobanah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus mempererat hubungan antar anggota NU.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan untuk kembali mengingat perjalanan hidup Rasulullah SAW, terutama keteladanan beliau dalam membangun persaudaraan, menjaga kasih sayang, serta memberikan pelayanan dan manfaat bagi umat.
Tema yang diusung memiliki makna yang erat dengan kehidupan organisasi dan masyarakat. “Meneladani Rasulullah SAW” mengandung pesan agar seluruh kader dan anggota Fatayat NU menjadikan akhlak Rasulullah sebagai contoh dalam bersikap, baik dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat maupun dalam menjalankan aktivitas organisasi.
Sementara itu, “Menguatkan Ukhuwah” menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis, silaturahmi dan kebersamaan menjadi modal utama untuk membangun lingkungan yang harmonis dan saling mendukung.
Adapun semangat “Menghidupkan Khidmah” menjadi dorongan agar keberadaan Fatayat NU tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai bentuk pengabdian sosial, keagamaan, pendidikan, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Ketua Panitia, Karimatun Nisa, menjadi salah satu sosok yang turut mengawal pelaksanaan kegiatan tersebut. Melalui peringatan Maulid Nabi, panitia berharap seluruh peserta dapat mengambil hikmah dan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana nilai-nilai keteladanan beliau dapat kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari,” demikian semangat yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Ketua Fatayat NU Kecamatan Sokobanah, Himmah Ulil Fitroh, menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan pengabdian. Menurutnya, Fatayat NU memiliki peran penting dalam membangun generasi perempuan muda yang aktif, peduli, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Fatayat NU juga menunjukkan bahwa semangat keagamaan dapat berjalan beriringan dengan semangat sosial dan kebersamaan. Silaturahmi antara PAC, ranting, Muslimat NU, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat jaringan persaudaraan di tingkat kecamatan hingga desa.
Kehadiran Ranting Tamberu Barat dan Ranting Tamberu Daya dalam kegiatan tersebut semakin menambah semarak peringatan. Kebersamaan antarstruktur organisasi diharapkan dapat terus terjaga sehingga berbagai program dan kegiatan ke depan dapat dilaksanakan secara lebih solid dan memberikan manfaat lebih luas.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akhirnya tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi. Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan mampu menginspirasi seluruh kader Fatayat NU dan masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat persaudaraan, serta hadir dalam berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan utama kegiatan: meneladani Rasulullah SAW dalam akhlak, menguatkan ukhuwah dalam persaudaraan, dan menghidupkan khidmah melalui pengabdian nyata.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan tersebut, PAC Fatayat NU Kecamatan Sokobanah diharapkan semakin aktif dalam menjalankan peran organisasi dan terus menjadi bagian dari masyarakat yang menghadirkan kemanfaatan, persatuan, serta nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Narasumber : Muhedeh
Penulis : Sonhaji




