- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Marhaban Ya Syahrul Maulid: Kelahiran Sang Cahaya Penuntun Jalan Kebaikan, Penuh Rahmat dan Teladan Mulia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 8/14/2026 02:33:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-14T07:35:27Z
Sambutan Pengasuh Ponpes Miftahul Thullab Gedangan Daleman, Kedungdung, Sampang, Madura, Jawa Timur — KH. Ma’ali Zain Khoir

SAMPANG, LIPUTAN12.COM — 14 Agustus 2026. Dengan penuh rasa rindu, sukacita, dan cinta kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ, umat Islam menyambut datangnya bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan.

Marhaban ya Syahrul Maulid. Selamat datang bulan kelahiran Sang Cahaya Semesta, bulan yang mengingatkan umat manusia pada hadirnya Rasulullah ﷺ sebagai pembawa risalah, penuntun jalan kebaikan, serta teladan mulia bagi seluruh kehidupan.

Pesan penuh keimanan dan kasih sayang tersebut disampaikan Al-Mukarram KH. Ma’ali Zain Khoir, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Thullab, Gedangan, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Menurut beliau, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang sebuah peristiwa sejarah, melainkan momentum untuk kembali menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ sekaligus memperkuat tekad untuk meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari.


Lahirnya Sang Cahaya yang Menerangi Alam

Rasulullah ﷺ hadir membawa cahaya petunjuk di tengah kehidupan manusia yang penuh kegelapan. Risalah yang beliau bawa mengajarkan manusia untuk mengenal Tuhannya, memperbaiki akhlak, menjaga persaudaraan, menegakkan keadilan, serta menebarkan kasih sayang kepada sesama.

Nabi Muhammad ﷺ bukan hanya seorang pembawa sabda, tetapi juga teladan nyata dalam setiap sisi kehidupan. Dari beliau, umat belajar tentang kesabaran ketika menghadapi kesulitan, kelembutan ketika memperlakukan sesama, kejujuran dalam menjalankan amanah, serta keteguhan iman ketika menghadapi berbagai ujian.

Kelahiran beliau menjadi bagian penting dari sejarah kemanusiaan. Ajarannya menyatukan hati yang terpecah, mengangkat martabat manusia, dan mengajarkan bahwa kemuliaan seseorang bukan semata-mata karena harta, jabatan maupun kedudukan, melainkan karena ketakwaan dan akhlak mulia.


Rindu yang Terucap dalam Senandung Shalawat

Memasuki bulan penuh kemuliaan ini, umat Islam diajak memperbanyak shalawat dan salam kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ.

Shalawat bukan hanya lantunan yang keluar dari lisan, tetapi juga menjadi ungkapan cinta dan kerinduan kepada Rasulullah ﷺ. Kecintaan tersebut hendaknya diwujudkan melalui upaya meneladani akhlak, perjuangan, kesabaran, serta kasih sayang beliau.

Semakin seseorang mengenal dan mencintai Rasulullah ﷺ, semakin besar pula dorongan untuk mengikuti ajaran dan keteladanan beliau dalam kehidupan.

Semoga seluruh umat Islam termasuk golongan yang istiqamah mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ, menjaga persaudaraan, memperkuat keimanan, serta senantiasa berjalan di atas jalan kebaikan.


Allahumma shalli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat, kemuliaan, keberkahan, dan keselamatan kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, para sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.


Semoga Cinta dan Teladan Membawa Kita pada Kebaikan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ hendaknya menjadi momentum untuk memperbaiki diri. Cinta kepada Rasulullah ﷺ tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui akhlak dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga Maulid Nabi tahun ini semakin menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah ﷺ, mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan kepedulian kepada sesama, serta mengokohkan langkah umat dalam menjalankan nilai-nilai kebaikan.

Di tengah berbagai persoalan kehidupan, keteladanan Rasulullah ﷺ tetap menjadi cahaya yang menerangi jalan. Kesabaran, kejujuran, kasih sayang, keadilan, dan keteguhan beliau merupakan nilai-nilai yang senantiasa relevan untuk diamalkan sepanjang zaman.


Marhaban ya Syahrul Maulid.

Selamat menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad ﷺ, bulan penuh rahmat, cinta, dan keberkahan. Semoga kecintaan kita kepada Rasulullah ﷺ menjadi jalan untuk semakin dekat kepada Allah SWT, memperbaiki akhlak, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kebaikan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, serta seluruh umat manusia.

Semoga kita semua memperoleh keberkahan, rahmat, dan syafaat Rasulullah ﷺ di hari kemudian.


Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.


Penulis/Editor: Agus Mandie

×
Berita Terbaru Update