Kampar, Liputan12.com – Polres Kampar kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebanyak 123 personel dikerahkan untuk memperkuat upaya pemadaman dan pendinginan di wilayah rawan kebakaran, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Senin (24/8/2026).
Pengerahan ratusan personel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang. Tidak sekadar memantau proses pemberangkatan, Kapolres juga turun langsung ke lapangan untuk memimpin operasi pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Sebelum personel diterjunkan, dilakukan pengecekan terhadap kesiapan anggota maupun berbagai peralatan pendukung yang akan digunakan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kekuatan berada dalam kondisi siap menghadapi medan Karhutla yang cukup berat dan penuh tantangan.
Kehadiran langsung Kapolres Kampar di lapangan juga menjadi bentuk keseriusan jajaran kepolisian dalam menangani Karhutla. Selain memastikan kesiapan peralatan, pengecekan dilakukan untuk memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing selama proses penanganan berlangsung.
Aspek keselamatan menjadi salah satu perhatian utama dalam operasi tersebut. Personel diminta tetap waspada terhadap perubahan kondisi di sekitar lokasi, mengingat medan kebakaran hutan dan lahan memiliki risiko tinggi serta dapat berubah sewaktu-waktu akibat kondisi angin dan cuaca.
Dalam arahannya, Kapolres Kampar menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta sinergi antara seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla.
«“Saya minta seluruh personel melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, tetap disiplin dan selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun rekan. Laksanakan penanganan bencana ini secara cepat, tepat, dan terukur. Terus jalin sinergi yang kuat dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” tegasnya.»
Kapolres juga mengingatkan bahwa keberadaan personel di lokasi bukan hanya bertujuan untuk memadamkan titik api, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan terdampak.
“ Ingat, kehadiran kita di sini harus mampu memberikan manfaat nyata serta rasa aman yang sepenuhnya bagi masyarakat,” lanjutnya.
Dengan dukungan 123 personel, peralatan pendukung, serta komando langsung dari pimpinan di lapangan, proses pemadaman dan pendinginan diharapkan dapat berjalan optimal. Upaya tersebut juga dilakukan untuk memastikan titik api benar-benar terkendali dan mencegah munculnya kembali kebakaran susulan.
Polres Kampar memastikan penanganan Karhutla terus dilakukan secara serius dengan mengedepankan kecepatan respons, keselamatan personel, serta koordinasi bersama seluruh pihak terkait demi menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Kampar.
Editor: Alfitria



