- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kepala Desa Tanjung Serian Ulin Fransiska Keluhkan Bau Limbah Perusahaan Ayam Petelur/Ayam Merah serta Ketiadaan Izin dan Rekomendasi Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 8/12/2026 02:46:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-12T07:46:40Z
OGAN ILIR, Liputan12.Com, 12 Agustus 2026 — Kepala Desa Tanjung Serian, Ulin Fransiska, menyampaikan keluhan serius terkait keberadaan salah satu perusahaan peternakan ayam petelur/ayam merah yang sudah beroperasi selama satu tahun di wilayah desanya. Selain masalah bau busuk yang menyengat hingga ke pemukiman, pihak desa juga mempertanyakan ketiadaan koordinasi serta kelengkapan perizinan dan fasilitas pengelolaan limbah.
 
"Sampai saat ini belum ada satupun dari pihak perusahaan yang menemui kami mengenai izin atau meminta surat rekomendasi dari kami untuk kepengurusan surat-surat lainnya ke Pemerintah Daerah. Padahal perusahaan peternakan itu sudah berdiri dan beroperasi selama satu tahun di wilayah kami," tegas Ulin Fransiska.
 
Ia juga menuturkan pihak desa sudah berupaya mengajak berkoordinasi terkait masalah bau yang menyengat tersebut, namun pemilik perusahaan tidak pernah bisa ditemui. "Bau yang dihasilkan sangat menyengat dan tersebar hingga ke tempat tinggal warga. Kami menegaskan hal ini belum menimbulkan dampak buruk yang nyata, namun jika dibiarkan berlanjut dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan serta kesehatan masyarakat ke depannya," tambahnya.
 
Kepala Desa pun mempertanyakan pelaksanaan kewajiban lingkungan perusahaan. "Kami berharap instansi berwenang memeriksa kembali pelaksanaan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), pengoperasian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta keberadaan dan kelayakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Limbah Padat yang seharusnya tersedia dan berfungsi sesuai ketentuan," ujarnya.
 
Pihak Kepala Desa berharap perusahaan segera bersedia berkomunikasi, melengkapi segala persyaratan administrasi yang diperlukan, serta memperbaiki sistem pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan gangguan lebih lanjut.
 
 
×
Berita Terbaru Update